Arus Balik HMI: Dari Kuadran Pasar Menuju Sosialisme Konstitusional Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aneng Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas ASN Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura Rencana Penggunaan PLTN di Batam: Antara Ketahanan Energi Nasional dan Ancaman Keselamatan Publik Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera

Lingga

Dermaga Terapung Jadi Solusi Transportasi Laut Lingga

badge-check


					Dermaga Terapung Jadi Solusi Transportasi Laut Lingga Perbesar

RealBatam.com,Persoalan pasang surut air laut yang selama ini menghambat proses bongkar muat penumpang di Kabupaten Lingga kini teratasi. Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, meresmikan Pelabuhan High Density Polyethylene (HDPE) atau dermaga terapung di Desa Jagoh, Kecamatan Singkep Barat, Senin (23/2/2026) sore.

Pelabuhan terapung senilai Rp.2,7 miliar tersebut dirancang mampu menyesuaikan kondisi pasang surut air laut. Struktur HDPE akan naik saat air pasang dan turun saat surut, sehingga kapal tetap dapat sandar dengan aman dan stabil.

Ansar mengatakan pembangunan pelabuhan ini merupakan jawaban atas keluhan masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses transportasi laut saat kondisi air laut ekstrem.

“Alhamdulillah, hari ini pelabuhan terapung HDPE sudah kita resmikan, ini bentuk komitmen pemerintah provinsi menjawab kebutuhan warga. Pelabuhan ini fleksibel mengikuti pasang surut, sehingga tidak ada lagi hambatan bongkar muat,” ujarnya.

Proyek tersebut dikerjakan melalui anggaran Dinas Perhubungan Provinsi Kepri dan telah rampung pada akhir 2025. Kehadirannya kini menjadi infrastruktur strategis untuk memperlancar arus penumpang dan distribusi barang di wilayah Singkep Barat.

Keberhasilan pembangunan dermaga terapung di Jagoh akan direplikasi ke wilayah lain. Pemerintah Provinsi Kepri juga tengah menyelaraskan pemeliharaan pelabuhan terapung di Daik Lingga agar standar pelayanan transportasi laut merata di seluruh kabupaten.

Selain itu, perhatian pemerintah kini tertuju pada Pelabuhan Dabo Singkep. Tim teknis Dinas Perhubungan Kepri diminta melakukan verifikasi dan pengecekan kelayakan infrastruktur di lokasi tersebut.

“Jika hasil pengecekan menyatakan perlu perbaikan segera, maka akan langsung kita anggarkan. Kita ingin mobilitas di Lingga tidak lagi terkendala infrastruktur yang tidak memadai,” tegas Ansar.

Dengan beroperasinya Pelabuhan HDPE Jagoh, pemerintah berharap aktivitas transportasi laut di Lingga semakin lancar dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pembinaan Berkelanjutan Kemendikdasmen Antarkan Talenta Muda Indonesia Berprestasi di IOAA 2026

12 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Ketua DPRD Lingga Menghadiri Pembukaan Turnamen Berjung Cup II

22 September 2026 - 23:51 WIB

Tim Gabungan Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Desa Mepar, Luas Terbakar ± ½ Hektare

20 September 2026 - 15:54 WIB

Hadapi Kekeringan dan Kabut Asap, Pemkab Lingga Gelar Salat Taubat dan Istighosah

17 September 2026 - 00:03 WIB

Lapangan Merdeka Bergemuruh, Nelayan Tangguh Unjuk Gigi

21 Agustus 2026 - 04:33 WIB

Trending di Lingga