Arus Balik HMI: Dari Kuadran Pasar Menuju Sosialisme Konstitusional Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aneng Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas ASN Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura Rencana Penggunaan PLTN di Batam: Antara Ketahanan Energi Nasional dan Ancaman Keselamatan Publik Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera

Lingga

BPBD Lingga Kerahkan Truk Tangki ke Desa Musai, Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau

badge-check


					BPBD Lingga Kerahkan Truk Tangki ke Desa Musai, Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Perbesar

RealBatam.com,Lingga-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lingga bergerak cepat merespons keluhan warga Desa Musai, Kecamatan Lingga, yang tengah kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang.

Satu unit truk tangki air dikerahkan untuk menyuplai kebutuhan warga. Dalam kegiatan tersebut, BPBD Lingga tidak sendiri. Anggota Lanal Dabo Singkep serta Yonif 849/Beladau Sakti turut membantu proses distribusi air bersih.
“Kita dibantu anggota Lanal dan juga Yonif 849/Beladau Sakti,” kata Kepala BPBD Lingga, Oktanius Wirsal kepada Batamnews, Kamis (12/2/2026) sore.

Okta berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang selama beberapa bulan terakhir terdampak panas berkepanjangan.
“Hari ini kami kembali mendistribusikan air bersih untuk masyarakat Desa Musai. Semoga dapat membantu masyarakat yang membutuhkan,” harapnya.

Distribusi air bersih dilakukan sebagai respons atas kondisi sulitnya akses air yang dialami warga sejak kemarau melanda Kabupaten Lingga. Sumber air yang biasa dimanfaatkan warga mulai mengering.

Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Musai, Muslim M, sebelumnya mengungkapkan bahwa warga terpaksa mengambil air dari sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami sudah cukup lama juga kesulitan air bersih. Orang kampung saat ini ngambil air di sungai,” kata dia kepada wak media, Kamis (12/2/2026) siang.

Menurut Muslim, bak penampungan air di desa mereka saat ini dalam kondisi kosong. Sementara dam atau bak penampungan yang ada ukurannya kecil dan tidak lagi mampu mencukupi kebutuhan warga.
“Sungai yang di buat dam (bak penampungan) itu tidak besar. Sekarang kami memanfaatkan air yang ada di anak sungai yang dekat PLN itu. Disitu lah masyarakat kampung ambil air,” pungkas dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pembinaan Berkelanjutan Kemendikdasmen Antarkan Talenta Muda Indonesia Berprestasi di IOAA 2026

12 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Ketua DPRD Lingga Menghadiri Pembukaan Turnamen Berjung Cup II

22 September 2026 - 23:51 WIB

Tim Gabungan Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Desa Mepar, Luas Terbakar ± ½ Hektare

20 September 2026 - 15:54 WIB

Hadapi Kekeringan dan Kabut Asap, Pemkab Lingga Gelar Salat Taubat dan Istighosah

17 September 2026 - 00:03 WIB

Lapangan Merdeka Bergemuruh, Nelayan Tangguh Unjuk Gigi

21 Agustus 2026 - 04:33 WIB

Trending di Lingga