Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aneng Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas ASN Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura Rencana Penggunaan PLTN di Batam: Antara Ketahanan Energi Nasional dan Ancaman Keselamatan Publik Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera Hari Bakti ke-55, BP Batam Gaungkan Semangat “Batam Maju, Investasi Melaju”

Kepulauan Riau

Kemilau Nusantara Kepri 2026, Paduan Gerak Budaya, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Riau

badge-check


					Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura memberikan kata sambutan. Perbesar

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura memberikan kata sambutan.

Realbatam.com Dompak-Berlatar Pulau Penyengat yang sarat nilai sejarah, budaya dan maritim, perhelatan Kemilau Nusantara Kepri 2026 menghadirkan wajah Kepulauan Riau sebagai daerah yang tumbuh dari keberagaman dan keterbukaan.

Cahaya lampu yang berpadu dengan semilir angin laut di Kawasan Gurindam 12 Tepi Laut, Tanjungpinang, Sabtu (14/6/2026), menjadi penanda dimulainya Kemilau Nusantara Kepulauan Riau Tahun 2026. Kemeriahan itu menyusul Parade Seni dan Budaya yang telah dilaksanakan sejak sore.

Selama tiga hari (13-15 Juni 2026), kawasan yang berhadapan langsung dengan Pulau Penyengat itu menjelma menjadi panggung besar pertemuan seni, budaya dan tradisi dari berbagai penjuru Nusantara.

Selama tiga hari itu Kawasan Gurindam 12 akan disuguhkan berbagai pertunjukan seni budaya, pameran, bazar ekonomi kreatif, serta kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk perayaan keberagaman budaya Indonesia. Di momen ini masyarakat juga diajak untuk larut dalam gegap gempita perhelatan Piala Dunia 2026 melalui pertandingan yang disiarkan langsung oleh TVRI Kepulauan Riau.

Pembukaan Kemilau Nusantara Kepri 2026 pada Sabtu malam itu juga menjadi ajang berkumpulnya para pelaku seni dan budaya, sesak dengan hadirnya ribuan masyarakat yang terlihat antusias menyaksikan beragam atraksi yang disuguhkan.
“Kemilau Nusantara bukan sekadar agenda hiburan, melainkan ruang perjumpaan yang mempertemukan warisan budaya dengan semangat inovasi masa kini dalam satu lanskap budaya yang dinamis,” kata Nyanyang Haris Pratamura, Wakil Gubernur Kepulauan Riau saat membuka perhelatan tersebut.

Salah satu persembahan seni budaya yang ditampilkan pada malam pembukaan Kemilau Nusantara Kepri 2026 di kawasan Gurindam 12, Tepi Laut Tanjungpinang, Sabtu (14/6/2026) malam.

Menurut Nyanyang, Kepri kembali menegaskan perannya sebagai laboratorium kebudayaan Melayu yang hidup melalui hadirnya beragam seni budaya dari berbagai daerah di Indonesia.
“Event ini tidak hanya menjadi panggung pertunjukan, tetapi juga ekosistem budaya tempat nilai-nilai diwariskan, diciptakan ulang dan direvitalisasi sesuai tuntutan zaman,” ujarnya.

Lebih jauh, Nyanyang menyebut Kemilau Nusantara Kepri 2026 menjadi bagian dari komitmen Kepulauan Riau sebagai pilot project pengembangan pariwisata regeneratif di Indonesia.

Konsep tersebut menempatkan pariwisata tidak hanya sebagai penggerak ekonomi, tetapi juga sebagai sarana menjaga budaya, memperkuat masyarakat dan merawat lingkungan.
“Budaya, ekonomi, pendidikan dan ekologi harus dapat bergerak bersama dalam satu harmoni pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat menuju Kepulauan Riau yang maju, makmur dan merata,” jelasnya.

Salah Satu dari 72 Kalender Event Pariwisata
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Hasan mengatakan Kemilau Nusantara Kepri 2026 merupakan salah satu dari 72 kalender event pariwisata yang digelar sepanjang tahun di Kepulauan Riau. Tahun ini, kegiatan mengangkat tema “Pulau Penyengat sebagai Jembatan Lintas Generasi”.

Tema tersebut dipilih bukan tanpa alasan. Lokasi kegiatan yang berada di Kawasan Gurindam 12 berhadapan langsung dengan Pulau Penyengat, salah satu ikon wisata sejarah dan budaya Kepulauan Riau yang terus diperkuat daya tariknya melalui berbagai program revitalisasi.
“Pulau Penyengat memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat. Karena itu, tema ini diharapkan dapat menjadi penghubung antara generasi muda dengan warisan budaya yang dimiliki Kepulauan Riau,” kata Hasan.

Hasan juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Kota Tanjungpinang yang terus mendukung revitalisasi Pulau Penyengat.
“Upaya tersebut dinilai semakin meningkatkan daya tarik kawasan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,” ungkapnya.

Optimisme terhadap sektor pariwisata Kepri pun terlihat dari tren kunjungan wisatawan yang terus bertumbuh. Pada tahun 2025, jumlah wisatawan mancanegara mencapai 2,027 juta orang, sementara wisatawan nusantara menembus angka 4,369 juta kunjungan.

Penampilan kesenian Barongsai. Selama tiga hari panggung Kemilau Nusantara Kepri 2026 menyuguhkan berbagai atraksi Seni dan budaya yang ada di Nusantara

Adapun tahun 2026 hingga bulan April, kunjungan wisatawan mancanegara tercatat telah mencapai sekitar 647 ribu orang.
“Kami berharap Kemilau Nusantara Kepri 2026 dapat menjadi sarana promosi budaya Nusantara sekaligus memperkuat identitas daerah melalui keberagaman seni dan budaya yang ditampilkan,” harapnya.

Kemilau Nusantara Kepri 2026 pun hadir dengan ragam pertunjukan yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia. Mulai dari Barongsai, Tari Topeng Jawa Barat, Tari Ayam, Tari Makyong, Medley Nusantara, Tari Dayak Kalimantan, Joget Senyum Memikat, hingga tari dari Bali dan Nusa Tenggara Barat tampil memukau para pengunjung.

Kemeriahan semakin terasa dengan penampilan Sanggar Bintan Telani dan pertunjukan seni dari penyandang disabilitas yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat, rangkaian acara kemudian ditutup dengan penampilan Dermaga Musica Band, mengakhiri malam pembukaan yang penuh warna dalam semangat persatuan budaya Nusantara.

Sumber: MC Kepri
Redaksi: Asyraf A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Seluruh Fraksi Setuju, Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah Kepri Siap Disahkan

26 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Wagub Nyanyang Pantau Pelaksanaan TKA SMA/SMK di Batam, Motivasi Siswa Raih Hasil Terbaik

26 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan Lokal, Wagub Nyanyang Resmikan Rumah Budidaya Rumput Laut Sembulang Batam

26 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Bulan Imunisasi Kejar, Saatnya Orang Tua Lengkapi Imunisasi Anak

21 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Wagub Nyanyang Sambut Baik Kehadiran Kodam XXV, Perkuat Pertahanan dan Keamanan Wilayah Perbatasan

21 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Trending di Kepulauan Riau