PII Wati Rayakan Hari Lahir ke-62, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri PII Wati Luncurkan Rumah Aman Sahabat, Hadirkan Ruang Perlindungan bagi Perempuan dan Anak Rapimnas PII 2026 Digelar di Jakarta, Amsal Tegaskan Penguatan Pendidikan dan Kewirausahaan Pelajar Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Berkomitmen Koopsudnas Gelar Latihan Force Down di Batam, Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam Kualitas Udara Tanjungpinang Masih Kategori Sedang, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

Kepri

UAS Hadiri Kenduri Kebangsaan Polda Kepri, Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Melayu

badge-check


					UAS Hadiri Kenduri Kebangsaan Polda Kepri, Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Melayu Perbesar

Realbatam.com. Batam-Ustadz Abdul Somad (UAS) menghadiri Kenduri Kebangsaan dan Tausiah Kebangsaan yang digelar Polda Kepulauan Riau dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Kamis (25/6/2026). Kegiatan yang dikemas dengan nuansa adat Melayu tersebut menjadi momentum mempererat persatuan sekaligus melestarikan budaya daerah.

Acara dihadiri Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Ketua DPRD Provinsi Kepri, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan TNI, BIN, BNNP Kepri, tokoh lintas agama, tokoh adat, serta berbagai paguyuban masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin menerima penghargaan Sekalung Budi dari Dewan Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam mendukung pembuatan rekaman audiovisual Gurindam 12 karya Raja Ali Haji sebagai salah satu warisan budaya Melayu.

Dalam sambutannya, Kapolda Kepri mengatakan bahwa Kenduri Kebangsaan yang dikemas melalui tradisi duduk bersila dan makan berhidang bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol persaudaraan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

“Melalui tradisi duduk bersila dan makan berhidang, kita mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempererat silaturahmi, menghilangkan sekat-sekat perbedaan, dan memperkuat persatuan,” ujar Irjen Pol. Asep Safrudin.

Ia juga menegaskan bahwa Kepulauan Riau sebagai wilayah perbatasan memiliki posisi strategis sehingga stabilitas keamanan, persatuan, dan kondusivitas daerah harus terus dijaga demi mendukung pembangunan.

Sementara itu, dalam tausiah kebangsaannya, Ustadz Abdul Somad mengapresiasi Polda Kepri yang mengangkat nilai-nilai adat dan budaya Melayu dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Menurutnya, budaya merupakan identitas bangsa yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.

“Adat dan budaya adalah identitas kita. Ia harus terus dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi muda,” tegas UAS.

Ia menambahkan bahwa budaya, sejarah, dan nilai-nilai kebersamaan merupakan fondasi penting dalam memperkuat persaudaraan serta menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Melalui Kenduri Kebangsaan ini, Polda Kepri berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa di Provinsi Kepulauan Riau. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemprov Kepri dan Taspen Group Perkuat Komitmen Perlindungan ASN

10 September 2026 - 14:48 WIB

Gubernur Ansar Lantik Pejabat Eselon II dan III, Tekankan Integritas dan Kompetensi

10 September 2026 - 14:42 WIB

Gubernur Ansar Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Bahas FTZ, Distribusi Barang hingga Pariwisata Kepri

10 September 2026 - 09:47 WIB

Gubernur Ansar Terima Kunjungan Kepala BKKBN Kepri, Perkuat Sinergi Program Kependudukan dan Keluarga

10 September 2026 - 09:40 WIB

Kompetensi Pelayanan Rumah Tangga Pemprov Kepri Diperkuat, Dibekali Peningkatan Kemampuan Set-Up Table

10 September 2026 - 09:34 WIB

Trending di Kepri