Tak Sekadar Berlomba, Kafilah MTQ XII Kepri Akan Diajak Menyusuri Jejak Peradaban Melayu di Pulau Penyengat

oleh -8 Dilihat
oleh

Realbatam.com. Kota Tanjungpinang – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan tilawah dan cabang-cabang musabaqah lainnya. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Pemerintah Kota Tanjungpinang juga menyiapkan agenda city tour ke Pulau Penyengat bagi para kafilah pada 9 Juli 2026.

Pulau bersejarah yang menjadi salah satu pusat peradaban Melayu itu dipilih sebagai destinasi karena menyimpan jejak penting perkembangan Islam, sastra, dan kebudayaan Melayu di Kepulauan Riau. Di sana berdiri Masjid Sultan Riau Penyengat, sementara di kompleks pemakamannya beristirahat Raja Ali Haji, ulama dan pujangga Melayu yang melahirkan Gurindam Dua Belas, serta Pahlawan Nasional Raja Haji Fisabilillah.

Dalam agenda tersebut, para kafilah akan mengunjungi Masjid Sultan Riau Penyengat, berziarah ke makam Raja Ali Haji dan Raja Haji Fisabilillah, kemudian mengikuti penyambutan adat di Balai Adat yang diisi pembacaan Gurindam Dua Belas dan pertunjukan seni budaya Melayu.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza mengatakan, kegiatan itu disiapkan agar para peserta tidak hanya mengenal Tanjungpinang sebagai tuan rumah MTQ, tetapi juga memahami sejarah yang membentuk identitas Kepulauan Riau.

“City tour ini akan memberikan pengalaman kepada para peserta mengenal lebih dekat sejarah Tanjungpinang sebagai pusat peradaban Melayu,” ujarnya, Jumat (19/6).

Rangkaian kunjungan tersebut menjadi salah satu agenda penutup MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Seluruh peserta dari tujuh kabupaten dan kota dijadwalkan mengikuti kegiatan itu sebelum penutupan MTQ pada 9 Juli 2026.

Sumber: MC TPI
Redaksi:

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.