Kecewa Atas Penanganan Sejumlah Kasus, Irfan Nazori Gantung Kutang dan Celana Dalam Di Depan Polres Musi Banyuasin Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin Wali Kota Lis: Kemitraan REI dan Pemda Buka Peluang Investasi di Tanjungpinang Pemko Siapkan Senggarang dan Kampung Bugis Jadi Pusat Ekonomi Baru Mulai 2027

Tanjungpinang

Sehari 4 Kali Padam, Ribuan Masyarakat Tanjungpinang Rusak Kantor PLN

badge-check


					Sehari 4 Kali Padam, Ribuan Masyarakat Tanjungpinang Rusak Kantor PLN Perbesar

Realbatam.com. Tanjungpinang – Ribuan masyarakat Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) berdemo dan merusak kantor PLN setempat. Tindakan ini dipicu masalah pemadaman listrik yang kian tak terkendali.
Masyarakat serta jajaran PNS se Tanjungpinang kompak. Mereka Selasa (19/5/2015) siang, mereka turun ke jalan. Mereka mengepung Kantor Cabang PLN Tanjungpinang.
Ini dilakukan karena bentuk kekecewaan bertahun lamanya kondisi krisis listrik yang tak pernah teratasi. Ribuan warga bersama PNS ini mendatangi kantor PLN di Jalan Batu Bakar, Tanjungpinang.
Massa yang datang, langsung tersulut emosi. Mereka melempari dengan batu kantor perusahaan pelat merah tersebut. Sejumlah kaca di kantor itu pecah kena lemparan batu. Para pegawai PLN menyelamatkan diri. Mereka meninggalkan perkantoran tersebut.
Tak cukup hanya melempari kantor. Mobil patroli milik PLN juga dibalikkan massa di tengah badan jalan. Situasi yang tak terkendali akhirnya pihak kepolisian setempat mengamankan amukan massa.
Kantor PLN Tanjungpinang, kini dijaga ketat pihak kepolisian. Satu sisi massa tetap berkumpul di sekitaran kantor PLN. Kini massa membakar ban-ban bekas di seputuran kantor.
Salah seorang warga, Adji Rianto menyatakan, massa pendemo marah, karena krisis listrik yang sudah lama dikeluhkan tak bisa diatasi perusahaan negara itu. Apa lagi tiga bulan terakhir, saban hari terjadi pemadaman 4 kali sehari.
“Untuk sekali padam minimal waktunya 4 jam. Itu artinya dalam sehari listrik hanya menyala 8 jam. Sisanya listrik padam total,” kata Adji.
Hingga saat ini, PLN Kepri belum berkomentar terkait aksi warga tersebut. Humas PLN Riau-Kepri Nasri tak mengangkat telepon saat dihubungi detikcom berkali-kali. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri

5 November 2026 - 05:16 WIB

Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU

5 November 2026 - 05:13 WIB

Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin

5 November 2026 - 05:01 WIB

Wali Kota Lis: Kemitraan REI dan Pemda Buka Peluang Investasi di Tanjungpinang

5 November 2026 - 04:58 WIB

Pemko Siapkan Senggarang dan Kampung Bugis Jadi Pusat Ekonomi Baru Mulai 2027

5 November 2026 - 04:54 WIB

Trending di Tanjungpinang