RealBatam.com,Tanjungpinang-Usai melangsungkan rangkaian Safari Ramadan di Kabupaten Karimun, rombongan DPW Partai NasDem Kepulauan Riau melanjutkan perjalanan silaturahmi ke Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Minggu (1/3/2026) pagi.
Dipimpin langsung oleh Ketua DPW Pietra Machreza Paloh, rombongan bertolak dari Karimun menuju Pelabuhan Sekupang. Perjalanan kemudian dilanjutkan melalui Pelabuhan Telaga Punggur untuk penyeberangan menuju Tanjungpinang.
Setibanya di Pelabuhan Sri Bintan Pura, rombongan disambut Ketua DPD Partai NasDem Kota Tanjungpinang, Boby Jayanto, bersama jajaran pengurus.
Sejumlah legislator turut hadir dalam agenda ini, di antaranya anggota DPRD Provinsi Kepri, Tengku Afrizal Dahlan, Muhammad Musofa dan Suhadi.
Dari DPRD Kota Tanjungpinang hadir Hendra Jaya dan Rantha Fauzi Sembirin. Sementara dari Kabupaten Bintan tampak Yanti Maryanti serta Mirwan.
ari pelabuhan, rombongan bergerak menuju Pulau Penyengat, pulau bersejarah yang menjadi salah satu tonggak peradaban Melayu.
Di pulau tersebut, rombongan menunaikan salat Zuhur berjamaah di Masjid Raya Sultan Riau. Kegiatan dilanjutkan dengan ziarah ke makam Raja Ali Haji, tokoh intelektual Melayu yang dikenal sebagai pengarang Gurindam Dua Belas dan peletak dasar tata bahasa Melayu yang kemudian berkembang menjadi Bahasa Indonesia.
Ziarah ini menjadi refleksi bahwa perjuangan politik tidak terlepas dari akar budaya, sejarah, dan nilai keilmuan yang diwariskan para pendahulu.
Dalam kesempatan tersebut, Pietra juga menyinggung terbitnya Surat Keputusan kepengurusan dari DPP Partai NasDem sebagai momentum memperkuat soliditas internal.
Ia mengajak seluruh kader untuk tidak melihat SK semata sebagai dokumen administratif, tetapi sebagai amanah organisasi yang harus dijaga bersama.
“SK dari DPP adalah bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab. Setelah struktur ini ditetapkan, tidak ada lagi sekat-sekat. Yang ada hanyalah bagaimana kita bekerja bersama, saling menguatkan, dan menjaga kekompakan untuk melayani masyarakat,” ucap Pietra.
Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya terletak pada struktur, tetapi pada kesediaan kader untuk bergerak dalam satu barisan.
“Soliditas adalah kunci. Kalau kita kompak, program akan berjalan. Kalau kita saling mendukung, masyarakat akan merasakan manfaatnya. Jangan ada ruang untuk berjalan sendiri-sendiri. Kita harus menjadi satu rumah besar yang bekerja untuk tujuan yang sama,” tegasnya.
Ia menegaskan bahwa Safari Ramadan menjadi sarana merawat kebersamaan tersebut agar tetap hidup di semua tingkatan organisasi.
Menjelang sore, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama di Panti Asuhan Ummi Al Fitrah.
Sejak awal acara, lantunan ayat suci Al-Qur’an dan salawat dari para santri menghadirkan suasana religius yang khidmat.
Pengasuh panti, Farah, menyampaikan doa dan harapan kepada jajaran NasDem agar terus diberi kemudahan dalam menjalankan visi restorasi serta pengabdian kepada masyarakat. Ia juga mendoakan Ketua Umum Surya Paloh agar senantiasa diberikan kesehatan.
Sementara itu, Boby Jayanto menjelaskan bahwa panti asuhan tersebut telah lama bermitra dengan NasDem dalam berbagai kegiatan sosial.
Ketua DPD Partai NasDem Kota Tanjungpinang Bobby Jayanto. Foto: INIKEPRI.COM
“Kami memilih tempat ini karena hubungan kebersamaan sudah terjalin lama. Ramadan menjadi momen untuk kembali mempererat, sekaligus berbagi dengan anak-anak kita di sini.”
Ia mengajak seluruh kader menjadikan nilai-nilai puasa sebagai pengendalian diri dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan amanah politik.
Pietra menyampaikan terima kasih kepada jajaran DPD Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan yang telah mempersiapkan kegiatan dengan penuh semangat kebersamaan.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa kader di daerah memiliki energi yang luar biasa. Tinggal bagaimana kita menjaga ritme ini agar terus berlanjut, tidak hanya di Ramadan, tetapi juga dalam kerja-kerja nyata ke depan,” apresiasi dari Pietra.
Ia kembali mengingatkan seluruh kader untuk terus mendoakan pimpinan partai agar diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan perjuangan.
Santunan untuk 47 Santri
Rangkaian Safari Ramadan kemudian ditutup dengan penyerahan santunan kepada 47 santri Panti Asuhan Ummi Al Fitrah.
Menjelang waktu berbuka, acara diisi kultum yang mengajak hadirin untuk memaknai makna Ramadan, kegiatan ini menjadi penegasan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga ruang konsolidasi, refleksi sejarah, serta penguatan solidaritas kader dalam menjalankan kerja-kerja politik yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.








