Dialog di RRI Tanjungpinang, Hendri Kurniadi Tekankan Pentingnya Literasi Digital Bagi Masyarakat Dewi Ansar: Fokus Posyandu Bukan Cuma Kesehatan, Tapi Mencakup 6 Standar Pelayanan Minimal Video Warga Batam di Kamboja Beredar: Keluarga Diminta Lapor, Pemko Koordinasi dengan Kemlu dan BP2MI LAM Kota Batam: Do’a selamat dan Do’a Arwah Sempena Hari Jadi LAM Yang Ke-26 PII Wati Rayakan Hari Lahir ke-62, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri PII Wati Luncurkan Rumah Aman Sahabat, Hadirkan Ruang Perlindungan bagi Perempuan dan Anak

Tanjungpinang

Pelantar Kuning Dibawa ke Kemenhub, Menteri PU Minta Jembatan Senggarang Dicek dari Hulu ke Hilir

badge-check


					Pelantar Kuning Dibawa ke Kemenhub, Menteri PU Minta Jembatan Senggarang Dicek dari Hulu ke Hilir Perbesar

Realbatam.com. Kota Tanjungpinang – Persoalan Pelantar Kuning di Tanjungpinang akan dikoordinasikan dengan Menteri Perhubungan. Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo juga meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV mengecek kondisi jembatan di Jalan Daeng Kamboja atau Jalan Senggarang Lama dari hulu hingga hilir.

Dody mengatakan hal itu saat meninjau sejumlah lokasi di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Sabtu (29/8/2026). Ia didampingi Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Wakil Wali Kota Raja Ariza, Sekda Zulhidayat dan jajaran perangkat daerah Pemko Tanjungpinang.

“Nanti saya koordinasikan dengan Menteri Perhubungan, karena Pak Wali Kota mengeluh kondisi Pelantar Kuning. Ada dua tempat, satu di sisi Tanjungpinang dan sisi di Penyengat,” kata Dody.

Dody kemudian meninjau jembatan di Jalan Daeng Kamboja. Ia menyebut jembatan tersebut memiliki sejarah yang berkaitan dengan aktivitas tambang bauksit.

“Jembatan ini punya histori cukup ajib, di mana waktu dulu ada tambang bauksit jadi ini pakai hauling, diblok di sungai,” ujarnya.

Dody meminta BWS Sumatera IV mengecek kondisi sungai dari hulu hingga hilir untuk menentukan penanganan yang dapat dilakukan. Hasil pengecekan itu akan dibahas bersama Pemerintah Kota Tanjungpinang.

“Jadi saya sudah minta tolong kepada BWS untuk ngecek dari hulu ke hilir, apa yang bisa dikerjakan nanti kita diskusikan dengan wali kota,” tambahnya.

Selanjutnya, Dody meninjau lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Madong. Pembangunan sekolah tahap ketiga itu ditargetkan selesai Juni 2027 karena kegiatan belajar dijadwalkan dimulai pada Juli.

“Sekolah Rakyat pada tahap ketiga ini semua kita targetkan selesai di Juni 2027 karena bulan Juli anak-anak sudah masuk sekolah,” ucapnya.

Dalam kunjungan itu, Dody juga melihat lokasi pembangunan RSUD di Dompak, Waduk Sri Kanton dan Sport Center di Madong. Di Pulau Penyengat, ia berziarah ke makam dan mengunjungi Balai Adat.

Dody mengatakan kunjungan tersebut merupakan kali pertamanya ke Kepulauan Riau dan Pulau Penyengat. Menurutnya, Pulau Penyengat memiliki sejarah Melayu yang panjang dan perlu dilestarikan.

Dody turut didampingi tim dari BWS Sumatera IV, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kepri, Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Kepri serta Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kepri. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kualitas Udara Tanjungpinang Masih Kategori Sedang, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

11 September 2026 - 14:45 WIB

Wamenkes II Tinjau CKG Terintegrasi Skrining TBC di Tanjungpinang

11 September 2026 - 14:41 WIB

81 Tahun Mengudara, Pemko Tanjungpinang Apresiasi RRI Hadir Menjadi Ruang Informasi Dan Dekat Dengan Masyarakat

11 September 2026 - 14:36 WIB

Wali Kota Lis Darmansyah Kukuhkan Direksi dan Komisaris Periode 2026–2031, BPR Bestari Luncurkan Logo Baru

10 September 2026 - 21:20 WIB

Wako Lis Turun Salurkan Bantuan CPPD, Data Penerima Akan Diperbarui

10 September 2026 - 21:18 WIB

Trending di News