Penyengat Heritage 2026 Sukses Digelar, Dorong Revitalisasi Budaya Melayu Berkelanjutan

oleh -43 Dilihat
oleh
Pelataran Balai Adat Pulau Penyengat, lokasi pelaksanaan Penyengat Heritage 2026. Perhelatan wisata budaya bertema Lifestyle Tourism dilaksanakan 19-21 Juni 2026 ini, sukses digelar.

Realbatam.com. Dompak-Perhelatan Penyengat Heritage 2026 yang mengusung tema “Regeneration Lifestyle Tourism” sukses digelar di Kawasan Balai Adat Pulau Penyengat, Tanjungpinang, pada 19–21 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi salah satu dari 72 agenda dalam Kalender Event Kepulauan Riau Tahun 2026 yang bertujuan memperkuat sektor pariwisata berbasis budaya dan pelestarian lingkungan.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersama Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura hadir langsung menyaksikan sejumlah rangkaian kegiatan dan final perlombaan yang digelar pada Sabtu (20/6).

Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya pelestarian budaya Melayu yang dikemas melalui pendekatan pariwisata modern.

Permainan perahu jong. Peyengat Heritage 2026 menampilkan berbagai perlombaan serta atraksi budaya yang melibatkan peserta dari dalam dan luar negeri.

Selain menampilkan berbagai atraksi budaya, Penyengat Heritage 2026 juga menghadirkan kegiatan nonton bareng tiga pertandingan Piala Dunia hasil kolaborasi dengan TVRI Kepulauan Riau yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dan wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau Hasan dalam laporannya menyampaikan bahwa event tahun ini diisi dengan berbagai perlombaan budaya yang melibatkan peserta dari dalam dan luar negeri.

“Festival Gasing Internasional diikuti 40 peserta yang berasal dari DMDI Malaka, Johor, Kuala Lumpur, Siak, Pelalawan, serta perwakilan dari berbagai daerah di Kepulauan Riau,” jelas Hasan.

Sementara itu, lomba Jong diikuti sekitar 200 peserta dari Singapura, Kuala Lumpur, Johor, Pelalawan, Moro, Tanjung Balai Karimun, Batam, dan daerah lainnya di Kepulauan Riau. Adapun lomba tari kreasi diikuti 11 kelompok dengan sekitar 65 penari yang menampilkan beragam kreasi seni budaya Melayu.

Hasan juga melaporkan tren positif sektor pariwisata Kepri. Sepanjang tahun 2025, Kepulauan Riau berhasil mencatat kunjungan sebanyak 2,027 juta wisatawan mancanegara dan 4,3 juta pergerakan wisatawan nusantara. Hingga April 2026, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara telah mencapai 647 ribu orang berdasarkan data Badan Pusat Statistik.

Ia menambahkan, pelaksanaan Penyengat Heritage 2026 merupakan hasil kolaborasi pendanaan antara APBD Provinsi Kepulauan Riau dan dukungan Dana Tugas Pembantuan Kementerian Pariwisata.

Gubernur Ansar Ahmad didampingi Wagub Nyanyang menyerahkan bibit bakau kepada Lurah Penyengat. Menurut Gubernur Ansar, Event Penyengat Heritage bukan hanya mengejar angka kunjungan wisata, namun mengemban misi pelestarian budaya dan lingkungan.

Emban Misi Pelestarian Budaya dan Lingkungan
Dalam sambutannya, Gubernur Ansar Ahmad menegaskan bahwa tema Regeneration Lifestyle Tourism memiliki makna yang sangat strategis karena tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga mengemban misi pelestarian budaya dan lingkungan.

“Tema ini sangat baik karena apa yang kita gelar hari ini tidak semata-mata mengejar angka kunjungan wisatawan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk membumikan, mengembangkan, dan merevitalisasi budaya Melayu yang menjadi identitas Kepulauan Riau,” ujar Ansar.

Sumber: MC Kepri
Redaksi: Asyraf A

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.