Pesantren Ramadan di MTs Aqidatunnajin Berbuah Enam Kali Khatam Al-Qur’an

oleh -68 Dilihat
oleh

RealBatam.com,Lingga-Suasana bulan suci Ramadan di MTs Aqidatunnajin yang berada di Daik Lingga tahun ini terasa lebih istimewa. Untuk pertama kalinya, madrasah tersebut berhasil menuntaskan enam kali khatam Al-Qur’an sepanjang Ramadan.

Program ini menjadi bagian dari upaya madrasah untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan siswa dan guru sekaligus memperkuat nilai-nilai religius di lingkungan sekolah.

Kegiatan khatam Al-Qur’an dilaksanakan pada Jumat (13/3/2026) di lingkungan madrasah dan dipandu oleh Koordinator Al-Qur’an MTs Aqidatunnajin, Johan.

Dari enam kali khatam yang berhasil dicapai, lima di antaranya dilakukan bersama para siswa melalui rangkaian kegiatan pesantren Ramadan. Sementara satu kali khatam lainnya dilaksanakan oleh majelis guru melalui kegiatan tadarus yang berlangsung selama bulan Ramadan.

Program ini bermula dari gagasan Ketua Yayasan Pendidikan Kemajuan Lingga yang kemudian disambut dan diimplementasikan oleh pihak madrasah. Pelaksanaan kegiatan tersebut dikoordinasikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Diki Ferdian, bersama koordinator Al-Qur’an serta para guru.

Diki menjelaskan bahwa ide tersebut muncul dari pengalaman pribadinya saat masih menempuh pendidikan di bangku sekolah.

“Program seperti ini pernah saya ikuti ketika masih sekolah. Saya berpikir akan baik jika siswa dan guru memiliki target membaca Al-Qur’an hingga khatam, sehingga selain menjadi target ibadah juga ada momen kebersamaan setelah berhasil menuntaskannya,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an para siswa, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara yayasan, guru, dan para pelajar.

Untuk mencapai target tersebut, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok terdiri dari sekitar 10 orang yang membaca satu hingga dua juz sesuai kemampuan masing-masing.

“Pembagian kelompok ini dilakukan agar semua siswa bisa terlibat aktif. Dengan cara itu, proses membaca menjadi lebih terarah dan target khatam dapat tercapai,” jelas Diki.

Sementara itu, Koordinator Al-Qur’an Johan berharap kebiasaan membaca Al-Qur’an yang telah dibangun selama Ramadan dapat terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapannya anak-anak tetap istiqamah membaca Al-Qur’an setelah Ramadan, serta terus meningkatkan kualitas bacaan dan hafalan mereka,” katanya.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ketua Yayasan Pendidikan Kemajuan Lingga, Muhammad Amin. Ia menilai program khatam Al-Qur’an bersama merupakan langkah positif dalam membangun budaya Qur’ani di lingkungan madrasah.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dilaksanakan dan bahkan dikembangkan di tahun-tahun mendatang agar semakin banyak siswa yang termotivasi untuk membaca dan mengamalkan Al-Qur’an.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.