RealBatam.com,Lingga-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lingga bergerak cepat merespons keluhan warga Desa Musai, Kecamatan Lingga, yang tengah kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang.
Satu unit truk tangki air dikerahkan untuk menyuplai kebutuhan warga. Dalam kegiatan tersebut, BPBD Lingga tidak sendiri. Anggota Lanal Dabo Singkep serta Yonif 849/Beladau Sakti turut membantu proses distribusi air bersih.
“Kita dibantu anggota Lanal dan juga Yonif 849/Beladau Sakti,” kata Kepala BPBD Lingga, Oktanius Wirsal kepada Batamnews, Kamis (12/2/2026) sore.
Okta berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang selama beberapa bulan terakhir terdampak panas berkepanjangan.
“Hari ini kami kembali mendistribusikan air bersih untuk masyarakat Desa Musai. Semoga dapat membantu masyarakat yang membutuhkan,” harapnya.
Distribusi air bersih dilakukan sebagai respons atas kondisi sulitnya akses air yang dialami warga sejak kemarau melanda Kabupaten Lingga. Sumber air yang biasa dimanfaatkan warga mulai mengering.
Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Musai, Muslim M, sebelumnya mengungkapkan bahwa warga terpaksa mengambil air dari sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami sudah cukup lama juga kesulitan air bersih. Orang kampung saat ini ngambil air di sungai,” kata dia kepada wak media, Kamis (12/2/2026) siang.
Menurut Muslim, bak penampungan air di desa mereka saat ini dalam kondisi kosong. Sementara dam atau bak penampungan yang ada ukurannya kecil dan tidak lagi mampu mencukupi kebutuhan warga.
“Sungai yang di buat dam (bak penampungan) itu tidak besar. Sekarang kami memanfaatkan air yang ada di anak sungai yang dekat PLN itu. Disitu lah masyarakat kampung ambil air,” pungkas dia.







