Gubernur Ansar Sambut Menteri Besar Kelantan di Pulau Penyengat, Perkuat Ikatan Melayu dan Nilai Keislaman

oleh -21 Dilihat
oleh
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menyerahkan cendera mata kepada Menteri Besar Kelantan, Malaysia, Yang Amat Berhormat (YAB) Dato’ Panglima Perang Ustaz Dato’ Haji Mohd Nassuruddin bin Haji Daud di Pulau Penyengat, Kamis (7/5/2026

Realbatam.com. Kepri-Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menerima kunjungan silaturahmi Menteri Besar Kelantan, Malaysia, Yang Amat Berhormat (YAB) Dato’ Panglima Perang Ustaz Dato’ Haji Mohd Nassuruddin bin Haji Daud di Pulau Penyengat, Kamis (7/5/2026). Pertemuan berlangsung hangat dan penuh nuansa persaudaraan Melayu-Islam yang telah terjalin sejak lama antara Kepulauan Riau dan Kelantan.
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan historis, budaya, dan keagamaan antara dua wilayah serumpun yang memiliki akar peradaban Melayu yang sama. Dalam kesempatan itu juga dilakukan pertukaran cendera mata antara Gubernur Ansar Ahmad dan Menteri Besar Kelantan sebagai simbol persahabatan dan hubungan baik antarwilayah.
Gubernur Ansar menyampaikan rasa hormat dan kebanggaannya atas kunjungan kehormatan dari Pemerintah Negeri Kelantan ke tanah Melayu Kepulauan Riau, khususnya Pulau Penyengat yang dikenal sebagai pusat peradaban Melayu dan Islam di masa lampau.
“Merupakan suatu kehormatan besar bagi kami. Kunjungan ini tidak hanya mencerminkan hubungan baik antarwilayah, tetapi juga menjadi manifestasi nyata dari ikatan sejarah, budaya, dan keagamaan yang telah terjalin sejak berabad-abad lamanya,” ujar Ansar.
Ansar menegaskan bahwa Kepulauan Riau dan Kelantan berada dalam satu lingkup peradaban Melayu yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam sebagai teras utama kehidupan masyarakat. Menurutnya, kesamaan sejarah dan budaya tersebut menjadi modal strategis untuk membangun kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan.
“Sebagaimana kita maklumi, Kepulauan Riau dan Kelantan berada dalam satu lingkup peradaban Melayu yang sama, yang ditopang oleh nilai-nilai Islam sebagai teras utama kehidupan masyarakat. Kesamaan akar sejarah dan budaya inilah yang menjadi kekuatan strategis dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan, baik dalam bidang sosial, keagamaan, maupun kebudayaan,” lanjut Ansar.
Menutup pertemuan tersebut, Gubernur Ansar berharap silaturahmi dan muhibah yang terjalin dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan strategis antara Kepulauan Riau dan Kelantan di masa mendatang.
“Kami berharap, muhibah dan silaturahmi yang telah dilaksanakan ini menjadi titik awal bagi terjalinnya kerja sama yang lebih erat dan berkelanjutan dalam berbagai bidang strategis, khususnya penguatan nilai-nilai keislaman yang moderat dan inklusif,” tutup Ansar.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Ansar juga menyerahkan bantuan berupa tong sampah dan alat kebersihan kepada pengelola kawasan wisata KM 52 Bintan yang diterima oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Penyengat. Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terhadap kebersihan dan pengelolaan destinasi wisata berbasis budaya dan sejarah Melayu. (Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.