Menu

Mode Gelap
Amsakar-Li Claudia Apresiasi Sinergi PLN Batam dan Altiva, Perkuat Ekosistem Data Center di Batam Tingkatkan Layanan Publik, Amsakar Resmikan Gedung Arsip dan Musala PN Batam Firmansyah: Budaya Baca Jadi Fondasi Membangun SDM Unggul dan Batam Madani Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global Amsakar-Li Claudia Gesa OPD Percepat Realisasi 15 Program Prioritas Pemko Batam Perkuat Perencanaan Penanggulangan Bencana

Bintan

Tim SAR Buru Jejak Sekoci Korban Kapal KM Makmur Jaya yang Hilang

badge-check


					Tim SAR Buru Jejak Sekoci Korban Kapal KM Makmur Jaya yang Hilang Perbesar

RealBatam.com,Bintan-Detik-detik krusial tengah berlangsung di luasnya perairan Pulau Merapas, Bintan. Tim SAR gabungan kini tengah berpacu dengan waktu dan ganasnya arus laut untuk melacak keberadaan satu unit sekoci penyelamat yang membawa 9 nyawa Anak Buah Kapal (ABK) KM Makmur Jaya yang hingga kini masih hilang misterius.

Setelah 20 rekan mereka berhasil dievakuasi secara dramatis dari lambung kapal yang terbalik pada Minggu (8/3/2026), fokus pencarian kini beralih sepenuhnya pada titik koordinat 01∘00.584′N−105∘19.255’S

Sembilan orang tersebut dilaporkan terpisah dari kapal utama saat badai menghantam pada Minggu dini hari, meninggalkan tanda tanya besar mengenai posisi terakhir mereka di tengah laut lepas.

Basarnas Tanjungpinang tidak main-main dalam misi kemanusiaan ini. Kapal tangguh KN SAR Purworejo 101 telah dikerahkan dari Pos SAR Batam dengan membawa 22 personel rescuer terbaik. Kapal ini dijadwalkan menembus titik pencarian pada Senin pagi (9/3) pukul 06.30 WIB untuk melakukan penyisiran maraton sebelum cuaca kembali memburuk.

“Kami berpacu dengan pergerakan arus laut yang dapat menyeret sekoci lebih jauh dari lokasi kejadian (LKK). Tim akan melakukan penyisiran intensif dengan perhitungan radial 94 derajat dari Dermaga Sekupang,” tegas Fazzli, S.A.P., M.Si, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang.

Tragedi ini bermula saat KM Makmur Jaya yang bertolak dari Kampung Bugis menuju Pulau Pengibu dihantam gelombang tinggi pada Minggu pukul 04.00 WIB. Dalam situasi chaos tersebut:
Q
20 Orang bertahan hidup dengan memanjat lambung kapal yang terbalik (telah dievakuasi selamat).

9 Orang mencoba peruntungan dengan sekoci penyelamat, namun nahas, tali pengait terputus atau terseret arus hingga mereka hilang dari pandangan rekan-rekannya.

Operasi pencarian ini didukung penuh oleh kekuatan gabungan dari Pos AL Kijang, Polsek Bintan Timur, BPBD Bintan, hingga Polairud Bintan. Kehadiran KN SAR Purworejo 101 di lokasi diharapkan dapat mempercepat penemuan jejak sekoci tersebut.

Masyarakat dan kapal-kapal yang melintas di sekitar perairan Pulau Merapas juga diimbau untuk segera melaporkan jika melihat tanda-tanda keberadaan sekoci atau benda mencurigakan di laut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Hadiri Puncak HKG PKK ke-54 Tingkat Nasional di Makassar

13 Juli 2026 - 02:45 WIB

Patroli Gabungan Tertibkan Parkir di Jembatan Barelang

8 Juli 2026 - 00:45 WIB

Handyka Priau Jadi Penentu, RSJKO EHD FC Melaju ke Babak Berikutnya

27 Juni 2026 - 19:34 WIB

Harumkan Nama Bintan, Miswanto Dianugerahi Penghargaan Kalpataru Adya 2026

13 Juni 2026 - 07:26 WIB

Pemkab Bintan Sosialisasikan Program BSRTLH 2026, 44 Unit Rumah Siap Direhabilitasi

13 Juni 2026 - 07:24 WIB

Trending di Bintan