Syakir Daulay Meriahkan MTQH Batam, Warga Diajak Tumpah Ruah di Engku Putri

oleh -63 Dilihat
oleh

RealBatam.Com. Batam-Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyemarakkan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XXXIV Tingkat Kota Batam Tahun 2026 yang akan berlangsung pada 10 hingga 16 April 2026.

 

Pembukaan MTQH dijadwalkan digelar pada Jumat (10/4) malam di Dataran Engku Putri, Batam Center. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pembinaan generasi Qur’ani di Kota Batam.

 

Untuk memeriahkan pembukaan, panitia telah menyiapkan berbagai rangkaian acara, termasuk menghadirkan publik figur religi, Syakir Daulay, yang dijadwalkan tampil.

 

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengimbau masyarakat untuk hadir bersama keluarga sekaligus memberikan dukungan kepada para peserta. Ia mengajak seluruh warga untuk meramaikan dan menyukseskan MTQH XXXIV dengan hadir, menyaksikan, dan memberi semangat kepada para peserta terbaik dalam syiar Al-Qur’an.

 

MTQH XXXIV diikuti oleh 609 peserta yang berasal dari 12 kafilah se-Kota Batam. Mereka akan berkompetisi dalam berbagai cabang lomba, seperti seni baca Al-Qur’an, qira’at, hafalan, tafsir, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, kaligrafi, hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an. Selain itu, kegiatan ini juga akan diramaikan dengan bazar serta berbagai lomba pendukung.

 

Menjelang pelaksanaan, Pemko Batam juga telah melantik Dewan Hakim yang akan bertugas melakukan penilaian selama perlombaan. Pelantikan dilakukan oleh Wali Kota Batam di Kantor Wali Kota Batam pada Selasa (7/4).

 

Dalam arahannya, Amsakar menekankan pentingnya menjaga objektivitas dan profesionalitas dalam proses penilaian. Ia menyebut Dewan Hakim tidak hanya berperan sebagai pemberi nilai, tetapi juga sebagai penjaga marwah MTQH serta penguat nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.

 

Ia meminta seluruh Dewan Hakim untuk berpegang pada norma, standar, prosedur, dan kriteria yang telah ditetapkan, dengan menjunjung tinggi integritas sebagai kunci utama dalam menghasilkan peserta terbaik. Penilaian, tegasnya, harus murni berdasarkan kemampuan peserta tanpa intervensi maupun subjektivitas.

 

Amsakar berharap melalui proses yang profesional, MTQH dapat melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, mufasir, hingga muhaddis yang mampu bersaing di tingkat provinsi dan nasional.

 

Ia juga mengingatkan panitia agar memastikan seluruh kesiapan pelaksanaan, termasuk melakukan evaluasi dari kegiatan sebelumnya demi penyelenggaraan yang lebih baik tahun ini.

 

Menurutnya, MTQH harus menjadi lebih dari sekadar agenda rutin, tetapi mampu memperkuat syiar Islam sekaligus menegaskan identitas Batam sebagai kota madani.

 

Di akhir, Amsakar kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan MTQH XXXIV agar berlangsung semarak serta memberikan dampak spiritual yang luas.

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.