Mabes Markas Besar LMB kepri Kota Batam Resmi Dibuka di Taman Carina Batu Aji, Tegakkan Marwah Melayu Bumi Segantang Lada

oleh -40 Dilihat
oleh

Realbatam.com. Batam-14 Juni 2026 – Sejarah baru terukir untuk adat Melayu di Kota Batam. Mabes atau Markas Besar LMB Kepri Kota Batam resmi dibuka di Taman Carina, Batu Aji. Peresmian ditandai pemasangan plang nama Mabes oleh Ketua LMB Kepri Kota Batam Lukman Hakim bersama jajaran inti: Timbalan 1 Dato’ Januarja, OKK Dato’ Sabirin, Laksmana Tengku Sofyan.

Acara dihadiri para hulubalang, ketua kecamatan, serta anggota LMB Kepri Kota Batam dari Sekupang, Batam Kota, Sagulung, Bengkong, Nongsa, Lubuk Baja, Bulang, Galang, hingga Belakang Padang. Pekik “Melayu! Melayu! Melayu!” menggema saat plang Markas Besar LMB Kepri Kota Batam resmi tegak di Taman Carina Batu Aji.

Rumah Besar Perjuangan Adat
Ketua LMB Kepri Kota Batam Lukman Hakim dalam amanatnya menegaskan, berdirinya Mabes bukan sekadar punya sekretariat. “Taman Carina Batu Aji hari ini jadi saksi sejarah.  Markas Besar ini adalah rumah kita bersama, benteng marwah Melayu, dan dapur tempat ditempa kader-kader tangguh. Dari sini kita satukan barisan, kuatkan konsolidasi, tegakkan adat, dan hadir untuk rakyat Batam lewat kerja nyata, bukan sekadar wacana,” tegasnya penuh wibawa.

Konsolidasi & Pembinaan Kader
Timbalan 1 Dato’ Januarja menambahkan alasan strategis pemilihan Taman Carina Batu Aji: akses mudah, titik tengah Kota Batam, dan filosofi Batu Aji = batu yang ditempa jadi berlian. “Ke depan Mabes ini jadi pusat komando perjuangan. Rapat rutin, pelatihan pantun & gurindam, kursus silat Melayu, dan seminar sejarah Melayu Kepri. Alhamdulillah anggota kita terus bertambah tiap hari. Itu bukti masyarakat Batam percaya LMB sebagai garda terdepan penjaga adat,” jelasnya.

Disiplin & Etika Organisasi
OKK Dato’ Sabirin menekankan, Mabes ini tempat lahirnya kader berkarakter dan bermartabat. “Siapa masuk LMB, wajib paham AD/ART dan nilai adat Melayu. Di Mabes Taman Carina Batu Aji ini kita tempa disiplin, etika, dan tanggung jawab sosial. Kader LMB harus jadi teladan, santun dalam tutur, tegas dalam sikap, dan berani membela yang benar,” tegasnya.

Siap Jaga Marwah Sampai Titik Darah Penghabisan
Laksamana LMB Tengku Sofyan selaku panglima hulubalang menutup dengan kobaran semangat. “Dengar baik-baik seluruh anggota! Selama hulubalang LMB Kepri Kota Batam masih bernafas, kami siap menjaga agama, adat, budaya, dan marwah Melayu di Bumi Segantang Lada. Di mana ada penghinaan terhadap adat, di situ ada kami. Di mana ada kezaliman, di situ ada kami. Tapi ingat, kita Melayu: santun di depan, berani saat marwah diinjak, dan bermartabat sampai akhir,” ucapnya disambut takbir dan tepuk tangan anggota.

Optimisme & Program Ke Depan
Dengan berdirinya Mabes Markas Besar LMB Kepri Kota Batam di Taman Carina Batu Aji, seluruh pengurus optimis. Program sosial seperti santunan anak yatim, khitanan massal, gotong royong, pengamanan adat, pelatihan UMKM, dan pendidikan sejarah Melayu akan berjalan lebih terstruktur, cepat, dan langsung menyentuh masyarakat Kota Batam. (Red)

##Mabes telah tegak. Barisan telah rapat. Marwah Melayu harga mati##.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.