Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan Groundbreaking SWRO Kabil: Investasi Rp 600 Miliar, Perkuat Pasokan Air Data Centre Kecewa Atas Penanganan Sejumlah Kasus, Irfan Nazori Gantung Kutang dan Celana Dalam Di Depan Polres Musi Banyuasin Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU

Batam

Hari Ini PT ASL Shipyard Batam Kembali Terjadi Kebakaran

badge-check


					Hari Ini PT ASL Shipyard Batam Kembali Terjadi Kebakaran Perbesar

RealBatam.com-BATAM – Insiden kebakaran kembali dilaporkan melanda kawasan galangan kapal PT ASL Shipyard Indonesia, Tanjung Uncang, Batam, pada Minggu (25/1/2026). Peristiwa ini memicu kekhawatiran karena terjadi di tengah rentetan kecelakaan kerja fatal sebelumnya.

Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari area operasional perusahaan, sebagaimana terekam dalam pantauan di lokasi kejadian. Tim pemadam kebakaran segera dikerahkan untuk memitigasi api agar tidak merambat ke unit kapal lainnya.

Kejadian hari ini menambah rapor merah PT ASL dalam kurun waktu setahun terakhir. Pada Juni 2025, tercatat sebanyak 5 orang pekerja meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di lokasi yang sama.

Tragedi lebih besar kembali terjadi pada 15 Oktober 2025, di mana kebakaran hebat merenggut nyawa 13 pekerja lainnya. Selain itu, laporan mengenai adanya korban jiwa juga kembali muncul pada akhir Desember 2025 lalu.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Batam, Surya Makmur Nasution, secara tegas telah meminta Pemerintah Daerah untuk menjatuhkan sanksi berat kepada manajemen perusahaan. Ia menilai kecelakaan kerja yang berulang kali menelan korban jiwa ini tidak bisa lagi dibiarkan.

Hingga kini, publik masih menanti langkah konkret dari dinas terkait untuk melakukan audit total terhadap sistem keselamatan kerja (K3) di galangan tersebut. Hal ini mendesak dilakukan guna memastikan tidak ada lagi nyawa pekerja yang menjadi korban demi kepentingan industry.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan

5 November 2026 - 16:52 WIB

Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan

5 November 2026 - 16:49 WIB

Groundbreaking SWRO Kabil: Investasi Rp 600 Miliar, Perkuat Pasokan Air Data Centre

5 November 2026 - 16:42 WIB

Perkuat Pertahanan Negara, Pemko Batam Kirim 35 ASN Ikuti Seleksi Komcad

5 November 2026 - 01:55 WIB

Penataan Reklame Batam Mengacu Masterplan, Tujuh Permohonan Disetujui

4 November 2026 - 21:15 WIB

Trending di Batam