Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin Wali Kota Lis: Kemitraan REI dan Pemda Buka Peluang Investasi di Tanjungpinang Pemko Siapkan Senggarang dan Kampung Bugis Jadi Pusat Ekonomi Baru Mulai 2027 Sekdaprov Misni Hadiri MUSDA IV LVRI dan MUSDA PD PIVERI Kepri

Batam

Amsakar–Li Claudia Komit Benahi 3 Masalah Utama Batam: Air, Sampah, dan Banjir

badge-check


					Wali Kota Batam Amsakar Achmad menghadiri kegiatan halalbihalal bersama masyarakat Kecamatan Batam Kota yang digelar di Aku Tahu Centre, Kelurahan Sungai Panas. Perbesar

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menghadiri kegiatan halalbihalal bersama masyarakat Kecamatan Batam Kota yang digelar di Aku Tahu Centre, Kelurahan Sungai Panas.

RealBatam.com,Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmennya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, dalam menangani tiga persoalan utama kota, yakni pelayanan air bersih, pengelolaan sampah, dan banjir.

Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan halalbihalal bersama masyarakat Kecamatan Batam Kota yang digelar di Aku Tahu Centre, Kelurahan Sungai Panas, Minggu (5/4/2026) malam.

Dalam suasana penuh kebersamaan, Amsakar menyampaikan bahwa ketiga persoalan tersebut hingga kini masih menjadi keluhan utama masyarakat dan terus menjadi perhatian serius pemerintah.

“Air bersih, sampah, dan banjir adalah persoalan yang paling banyak disampaikan masyarakat. Ini menjadi fokus utama kami, dan terus kami tangani secara bertahap,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Batam tidak tinggal diam. Berbagai langkah percepatan terus dilakukan, mulai dari peningkatan kapasitas dan distribusi layanan air bersih, pembenahan sistem pengelolaan sampah, hingga penanganan titik-titik rawan banjir di sejumlah wilayah.

“Kami memahami ini adalah kebutuhan mendasar. Karena itu, penanganannya terus kami dorong agar hasilnya bisa segera dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Namun demikian, Amsakar mengingatkan bahwa penyelesaian persoalan tersebut tidak bisa sepenuhnya bergantung pada pemerintah. Diperlukan peran aktif masyarakat, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Perlu kesadaran bersama, mulai dari hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika kehidupan sosial masyarakat. Menurutnya, perbedaan tidak seharusnya menjadi penghalang dalam membangun daerah.

“Perbedaan bukan sekat, melainkan kekuatan. Dengan kebersamaan, kita bisa menghadapi berbagai persoalan dan membangun Batam menjadi lebih baik,” ujarnya.

Amsakar turut mengajak masyarakat untuk menjaga nilai-nilai positif pasca-Ramadan, termasuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan halalbihalal tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan warga semakin kuat dalam mendukung percepatan pembangunan serta penyelesaian berbagai persoalan di Kota Batam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Pertahanan Negara, Pemko Batam Kirim 35 ASN Ikuti Seleksi Komcad

5 November 2026 - 01:55 WIB

Penataan Reklame Batam Mengacu Masterplan, Tujuh Permohonan Disetujui

4 November 2026 - 21:15 WIB

Surat Terbuka Untuk Bapak Presiden RI Prabowo Subianto

4 November 2026 - 18:13 WIB

Buka Ruang Kolaborasi, Amsakar Tekankan Peran Pers dalam Pembangunan Batam

4 November 2026 - 17:58 WIB

Tindak Lanjuti Laporan Warga, Amsakar Pastikan Tiga Anak di Bengkong Mendapat Akses Pendidikan

3 November 2026 - 22:22 WIB

Trending di Batam