Arus Balik HMI: Dari Kuadran Pasar Menuju Sosialisme Konstitusional Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aneng Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas ASN Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura Rencana Penggunaan PLTN di Batam: Antara Ketahanan Energi Nasional dan Ancaman Keselamatan Publik Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera

Otomatif

BYD Ganti Nama Denza Jadi Danza, Bagaimana Nasib Mobil yang Sudah Dibeli Konsumen?

badge-check


					BYD Ganti Nama Denza Jadi Danza, Bagaimana Nasib Mobil yang Sudah Dibeli Konsumen? Perbesar

Realbatam.com. Jakarta-Perubahan nama merek mobil premium BYD dari Denza menjadi Danza di Indonesia mulai 1 Oktober 2026 tidak memengaruhi kenderaan yang sudah dibeli konsumen.

BYD Indonesia memastikan pergantian nama tersebut tidak mengubah pelayanan maupun pengembangan bisnis di Tanah Air.

Kepastian ini disampaikan BYD Motor Indonesia menyusul perubahan identitas merek yang berkaitan dengan sengketa nama Denza. Konsumen yang telah memiliki mobil dengan merek tersebut tidak perlu mengkhawatirkan perubahan nama dalam aktivitas pemasaran perusahaan.

Kepala Hubungan Masyarakat dan Pemerintah PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan perubahan tersebut tidak membawa perubahan khusus terhadap operasional bisnis maupun layanan konsumen.

“Tidak ada perubahan spesifik dari agresivitas di sisi pengembangan network bisnis, termasuk pelayanan kepada konsumen, semuanya tetap sama,” kata Luther di Jakarta, Senin, 12 Oktober 2026.

Menurut Luther, penyesuaian nama hanya berkaitan dengan penggunaan identitas merek dalam pemasaran, komunikasi, publikasi, dan pencitraan di Indonesia. Perusahaan tetap melanjutkan pengembangan jaringan bisnis serta pelayanan kepada pelanggan.

BYD juga menegaskan bahwa perubahan nama di Indonesia tidak berarti merek Denza dihapus secara global. Secara internasional, perusahaan masih menggunakan nama Denza.

Penyesuaian identitas tersebut turut berdampak pada tampilan ruang pamer kendaraan. Luther menjelaskan, perubahan logo secara global membuat sejumlah elemen visual di ruang pamer perlu disesuaikan.

“Yang menjadi sengketa adalah di namanya, bukan di logonya,” ujar Luther.

Perubahan dari Denza menjadi Danza dilakukan setelah sengketa merek berujung pada penolakan kasasi di tingkat Mahkamah Agung. BYD kemudian menyesuaikan penggunaan nama merek premiumnya untuk pasar Indonesia.

Bagi konsumen, hal yang menjadi perhatian bukan sekadar perubahan nama pada logo atau ruang pamer, melainkan keberlanjutan layanan setelah pembelian kendaraan. BYD memastikan aspek pelayanan dan pengembangan jaringan bisnis tetap berjalan seperti sebelumnya.

Dengan demikian, pergantian identitas Denza menjadi Danza di Indonesia berfokus pada penggunaan merek untuk kepentingan pasar domestik, sementara kendaraan yang telah beredar tidak dinyatakan terdampak oleh perubahan tersebut.  (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BYD Denza Z9 GT Bakal Dibekali God’s Eye CNOA di Eropa pada 2027, Ini Kemampuannya

15 Oktober 2026 - 03:39 WIB

BYD Danza Z9 GT Meluncur di Indonesia, Mobil Listrik 1.156 PS Ini Bisa Isi Daya 5 Menit

15 Oktober 2026 - 03:34 WIB

Suzuki Banting Setir: XL7 Hybrid Hadir di Batam, Garansi Baterai 8 Tahun!

18 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Harga Rp189 Jutaan, Mitsubishi Expander Mirip Pajero Sport

9 September 2017 - 01:13 WIB

Mitsubishi Mpv Expander

Target Tinggi Mitsubishi Expander ‘Goyang’ Avanza

9 September 2017 - 01:09 WIB

Mitsubishi Expander
Trending di Otomatif