Kebekuan Jiwa Agama Pakuwon City Batam Resmi Mulai Dibangun, Ada Mall hingga Hotel Bintang 5 BKOW Kepri Dorong Perempuan Mandiri Ekonomi Melalui Pelatihan Membuat Kue Matangkan persiapan, jadwal pelaksanaan Porprov VI Kepri Resmi Dirilis : 30 cabang Olahraga Siap Dipertandingkan di Tanjungpinang Wawako Raja Ariza Sambut Yachter Mancanegara dalam Welcome Dinner Sail 2 Indonesia 2026 BP Batam Buka Kembali Ruas Jalan Gajah Mada, Lebih Cepat dari Target

Tanjungpinang

Sehari 4 Kali Padam, Ribuan Masyarakat Tanjungpinang Rusak Kantor PLN

badge-check


					Sehari 4 Kali Padam, Ribuan Masyarakat Tanjungpinang Rusak Kantor PLN Perbesar

Realbatam.com. Tanjungpinang – Ribuan masyarakat Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) berdemo dan merusak kantor PLN setempat. Tindakan ini dipicu masalah pemadaman listrik yang kian tak terkendali.
Masyarakat serta jajaran PNS se Tanjungpinang kompak. Mereka Selasa (19/5/2015) siang, mereka turun ke jalan. Mereka mengepung Kantor Cabang PLN Tanjungpinang.
Ini dilakukan karena bentuk kekecewaan bertahun lamanya kondisi krisis listrik yang tak pernah teratasi. Ribuan warga bersama PNS ini mendatangi kantor PLN di Jalan Batu Bakar, Tanjungpinang.
Massa yang datang, langsung tersulut emosi. Mereka melempari dengan batu kantor perusahaan pelat merah tersebut. Sejumlah kaca di kantor itu pecah kena lemparan batu. Para pegawai PLN menyelamatkan diri. Mereka meninggalkan perkantoran tersebut.
Tak cukup hanya melempari kantor. Mobil patroli milik PLN juga dibalikkan massa di tengah badan jalan. Situasi yang tak terkendali akhirnya pihak kepolisian setempat mengamankan amukan massa.
Kantor PLN Tanjungpinang, kini dijaga ketat pihak kepolisian. Satu sisi massa tetap berkumpul di sekitaran kantor PLN. Kini massa membakar ban-ban bekas di seputuran kantor.
Salah seorang warga, Adji Rianto menyatakan, massa pendemo marah, karena krisis listrik yang sudah lama dikeluhkan tak bisa diatasi perusahaan negara itu. Apa lagi tiga bulan terakhir, saban hari terjadi pemadaman 4 kali sehari.
“Untuk sekali padam minimal waktunya 4 jam. Itu artinya dalam sehari listrik hanya menyala 8 jam. Sisanya listrik padam total,” kata Adji.
Hingga saat ini, PLN Kepri belum berkomentar terkait aksi warga tersebut. Humas PLN Riau-Kepri Nasri tak mengangkat telepon saat dihubungi detikcom berkali-kali. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Matangkan persiapan, jadwal pelaksanaan Porprov VI Kepri Resmi Dirilis : 30 cabang Olahraga Siap Dipertandingkan di Tanjungpinang

29 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Wawako Raja Ariza Sambut Yachter Mancanegara dalam Welcome Dinner Sail 2 Indonesia 2026

29 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Wawako Raja Ariza Sambut Yachter Mancanegara dalam Welcome Dinner Sail 2 Indonesia 2026

29 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Semarak Sumpah Pemuda di TK Negeri Pembina 1, Tanamkan Karakter Patriotik Sejak Dini

29 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Relokasi UMKM Teluk Keriting, Pemko Siapkan Lokasi Alternatif

28 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Trending di Tanjungpinang