Dewan UKM Labuhanbatu Gelar Talkshow dan Coaching Clinic Penguatan UMKM Amsakar: Pendidikan Jadi Investasi Penting untuk Siapkan Generasi Batam Berdaya Saing Global HUT ke-26 DPRD Batam, Amsakar Tekankan Sinergi dan Kolaborasi Pembangunan Hadiri Pisah Sambut Dandim 0315/Tanjungpinang, Wako Lis Harapkan Sinergi dengan Pemko Terus Berlanjut H-1 Porprov VI Kepri, Tanjungpinang Matangkan Persiapan Rangkaian Kegiatan Tingkatkan Kualitas Pembina, Kwarcab Pramuka Tanjungpinang Gelar Kursus Pengelola Dewan Kerja

Tanjungpinang

Kawasan Baru Tumbuh, Dishub Tanjungpinang Tata Ulang Trayek Angkot

badge-check


					Kawasan Baru Tumbuh, Dishub Tanjungpinang Tata Ulang Trayek Angkot Perbesar

Realbatam.com. Kota Tanjungpinang – Pergeseran aktivitas warga dari kawasan kota lama ke sejumlah wilayah baru di Tanjungpinang membuat sebagian layanan angkutan kota belum sepenuhnya mengikuti pola perjalanan masyarakat. Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menata ulang jaringan trayek untuk menyesuaikan kondisi tersebut.

Sejumlah kawasan seperti Bintan Center hingga Kilometer 11 sampai Kilometer 15 kini berkembang menjadi pusat aktivitas warga. Kondisi ini membuat sebagian rute angkutan kota yang ada belum sepenuhnya terhubung dengan titik-titik tersebut.

Kepala Bidang Angkutan Jalan Habibi mengatakan, perkembangan kawasan kota perlu diimbangi dengan layanan transportasi yang mampu menjangkau pusat-pusat aktivitas baru masyarakat.

“Tentu harus ada jaringan angkutan yang menghubungkan ke sana,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).

Untuk itu, Dishub mulai menyusun Rencana Umum Jaringan Transportasi Trayek Perkotaan (RUJTTP) yang diawali dengan pendataan angkutan kota yang masih beroperasi, baik dari sisi pelayanan maupun jumlah armada di lapangan.

“Pertama kita mendata kondisi existing angkutan kota yang ada terkait pelayanan dan armada yang benar-benar masih beroperasi di Tanjungpinang,” tambahnya.

Menurutnya, penataan ini dilakukan agar layanan angkutan umum bisa lebih mudah menjangkau kawasan permukiman, pusat pendidikan, hingga lokasi aktivitas masyarakat yang terus berkembang.

Selain itu, Dishub juga mulai menghubungkan layanan angkutan umum dengan kebutuhan transportasi pelajar. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan sepeda motor oleh pelajar sekaligus menekan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Sekarang kita berupaya mengoneksikan angkutan umum dengan layanan transportasi pelajar,” ujarnya.

Dishub juga telah mengoperasikan trayek Bus Rapid Transit (BRT) rute Terminal Senggarang–Terminal Dompak untuk mendukung mobilitas masyarakat dan mahasiswa di kawasan Dompak.

Saat ini, berdasarkan pendataan sementara bersama asosiasi angkutan kota, terdapat sekitar 30 unit angkot yang masih aktif beroperasi di Tanjungpinang.

Dengan penataan ini, layanan angkutan umum diharapkan dapat kembali menjangkau kebutuhan warga, terutama di kawasan permukiman baru yang terus berkembang.

“Kami tidak ingin angkot mati suri, karena itu akan kita tata bersama para pengelola agar ada solusi yang sama-sama baik,” pungkas Habibi.

Sumber: MC TPI
Redaksi: AA
Editor : Amka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hadiri Pisah Sambut Dandim 0315/Tanjungpinang, Wako Lis Harapkan Sinergi dengan Pemko Terus Berlanjut

31 Oktober 2026 - 13:24 WIB

H-1 Porprov VI Kepri, Tanjungpinang Matangkan Persiapan Rangkaian Kegiatan

31 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Tingkatkan Kualitas Pembina, Kwarcab Pramuka Tanjungpinang Gelar Kursus Pengelola Dewan Kerja

31 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba

30 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Trending di Tanjungpinang