Pakuwon City Batam Resmi Mulai Dibangun, Ada Mall hingga Hotel Bintang 5 BKOW Kepri Dorong Perempuan Mandiri Ekonomi Melalui Pelatihan Membuat Kue Matangkan persiapan, jadwal pelaksanaan Porprov VI Kepri Resmi Dirilis : 30 cabang Olahraga Siap Dipertandingkan di Tanjungpinang Wawako Raja Ariza Sambut Yachter Mancanegara dalam Welcome Dinner Sail 2 Indonesia 2026 BP Batam Buka Kembali Ruas Jalan Gajah Mada, Lebih Cepat dari Target Amsakar Serap Aspirasi Warga Galang, Air Bersih dan Infrastruktur Jadi Perhatian

Tanjungpinang

Hujan Minim, Kabut Asap dari Kalimantan Masih Berpotensi Masuk Kepri

badge-check


					Hujan Minim, Kabut Asap dari Kalimantan Masih Berpotensi Masuk Kepri Perbesar

Realbatam.com. Kota Tanjungpinang – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kepulauan Riau (Kepri) berpotensi bertahan dalam beberapa hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Kepri didominasi cerah berawan, dengan peluang hujan yang rendah.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Raja Haji Fisabilillah BMKG Tanjungpinang, Ahmad Kosasih, mengatakan hujan berpotensi turun dalam waktu dekat. Namun, hujan yang diperkirakan turun bersifat lokal dengan intensitas ringan sehingga belum cukup membantu mengurangi kabut asap.

“Kalau posisi prediksi kita memang ada potensi hujan, tapi itu sangat lokal dan kondisinya ringan, itu pun baru kita memperkirakan,” ujar Ahmad, Senin (14/9/2026).

Kabut asap dari Kalimantan juga berpotensi masuk ke Kepri. Kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut masih berlangsung, sementara angin dari arah tenggara hingga selatan dapat membawa asap menuju Kepri.

“Selama di Kalimantan kondisinya masih terbakar cukup masif, itu akan tetap berdampak,” ucapnya.

Dalam tiga hari ke depan hingga 15 September 2026, peluang hujan lebih banyak terdapat di wilayah Kepri bagian utara, termasuk Anambas. Sementara Tanjungpinang dan Bintan masih memiliki peluang hujan yang rendah.

“Kalau saya lihat di wilayah Kepri bagian utara, yang masuk wilayah Anambas ada hujan, kalau di kita kebetulan tidak ada,” katanya.

Kondisi udara yang mulai memburuk juga menjadi perhatian Pemko Tanjungpinang. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tanjungpinang Teguh Susanto mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker.

“Indeks kualitas udara pagi ini tidak sehat bagi kelompok sensitif, seperti bayi, balita, ibu hamil, lansia, dan penderita penyakit kronis. Kurangi aktivitas di luar ruangan dan gunakan masker,” ujar Teguh.

Kabut asap yang mulai terasa juga mengganggu aktivitas warga. Agung, warga Perumahan Kijang Kencana 3, mengaku jarak pandang saat berkendara terganggu. Ia juga menggunakan masker ketika bepergian dengan sepeda motor.

“Saya pakai motor, jadi harus pakai masker karena selain mengganggu jarak pandang juga mengganggu pernapasan,” tutur Agung.

Agung berharap pemerintah ikut membantu warga menghadapi kondisi tersebut, salah satunya dengan menyediakan masker.

“Harapan kami pemerintah dapat membantu masyarakat, misalnya pemberian masker,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Matangkan persiapan, jadwal pelaksanaan Porprov VI Kepri Resmi Dirilis : 30 cabang Olahraga Siap Dipertandingkan di Tanjungpinang

29 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Wawako Raja Ariza Sambut Yachter Mancanegara dalam Welcome Dinner Sail 2 Indonesia 2026

29 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Wawako Raja Ariza Sambut Yachter Mancanegara dalam Welcome Dinner Sail 2 Indonesia 2026

29 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Semarak Sumpah Pemuda di TK Negeri Pembina 1, Tanamkan Karakter Patriotik Sejak Dini

29 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Relokasi UMKM Teluk Keriting, Pemko Siapkan Lokasi Alternatif

28 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Trending di Tanjungpinang