HUT ke-26 DPRD Batam, Amsakar Tekankan Sinergi dan Kolaborasi Pembangunan Hadiri Pisah Sambut Dandim 0315/Tanjungpinang, Wako Lis Harapkan Sinergi dengan Pemko Terus Berlanjut H-1 Porprov VI Kepri, Tanjungpinang Matangkan Persiapan Rangkaian Kegiatan Tingkatkan Kualitas Pembina, Kwarcab Pramuka Tanjungpinang Gelar Kursus Pengelola Dewan Kerja PB PII Desak Kapolda Jateng Dicopot Usai Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah

Tanjungpinang

DPPP Tanjungpinang Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

badge-check


					DPPP Tanjungpinang Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha Perbesar

Realbatam.com. Kota Tanjungpinang – Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) Kota Tanjungpinang mulai memperketat pengawasan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

 

Pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan sebelum dan sesudah penyembelihan guna memastikan hewan yang dikurbankan aman dan layak dikonsumsi masyarakat.

 

Kepala DPPP Kota Tanjungpinang, Robert Lukman, mengatakan pemeriksaan ante mortem atau sebelum penyembelihan telah dilakukan sejak dua pekan terakhir di sejumlah lokasi penjualan dan penampungan hewan kurban.

“Hingga 24 Mei 2026, hampir 1.200 ekor sapi dan kambing telah diperiksa dan dinyatakan sehat serta layak,” ujarnya, Senin (25/5).

 

Menurut Robert, hewan kurban yang telah lulus pemeriksaan diberikan label “SL” atau sehat dan layak sebagai jaminan keamanan bagi masyarakat yang akan membeli hewan kurban.

 

Selain pemeriksaan kesehatan hewan, DPPP juga melakukan sosialisasi kepada pengurus masjid dan panitia kurban terkait tata cara memilih hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat.

“Itu menjadi jaminan bahwa hewan tersebut dalam kondisi baik untuk pelaksanaan kurban,” katanya.

 

Tak hanya sebelum penyembelihan, DPPP juga akan melakukan pemeriksaan post mortem pada hari pelaksanaan kurban. Pemeriksaan dilakukan tenaga medis veteriner untuk memastikan kondisi daging dan organ hewan aman dikonsumsi masyarakat.

“Setelah hewan disembelih, tenaga medis veteriner akan memeriksa apakah terdapat penyakit, kandungan cacing, atau kondisi lainnya,” jelas Robert.

 

Pemeriksaan post mortem difokuskan di 27 masjid dengan jumlah hewan kurban terbanyak, terutama di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur.

“Salah satu titiknya di Masjid Al-Taubah Jalan Jenderal Sudirman yang nantinya menerima bantuan hewan kurban Presiden,” ungkapnya.

 

Robert menambahkan, ketersediaan hewan kurban di Kota Tanjungpinang tahun ini dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat. Saat ini stok sapi telah mencapai lebih dari 1.000 ekor, sementara kambing tersedia sekitar 1.386 ekor.

“Kalau untuk sapi, kebutuhan sekitar 950 ekor dan untuk kambing sekitar 1.386 ekor, jadi stoknya mencukupi,” tutupnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hadiri Pisah Sambut Dandim 0315/Tanjungpinang, Wako Lis Harapkan Sinergi dengan Pemko Terus Berlanjut

31 Oktober 2026 - 13:24 WIB

H-1 Porprov VI Kepri, Tanjungpinang Matangkan Persiapan Rangkaian Kegiatan

31 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Tingkatkan Kualitas Pembina, Kwarcab Pramuka Tanjungpinang Gelar Kursus Pengelola Dewan Kerja

31 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba

30 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Trending di Tanjungpinang