PB PII Desak Kapolda Jateng Dicopot Usai Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026 Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

Tanjungpinang

Agenda Rutin Pemko Buka Akses Pasar bagi Petani Lokal

badge-check


					Agenda Rutin Pemko Buka Akses Pasar bagi Petani Lokal Perbesar

Realbatam.com. Kota Tanjungpinang – Agenda rutin Pemerintah Kota Tanjungpinang tidak hanya menjadi wadah kebersamaan aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga dimanfaatkan untuk membuka akses pasar bagi petani binaan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP).

Melalui gerai pangan yang digelar di sela senam bersama ASN di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Kamis (25/6), petani dapat memasarkan hasil panen langsung kepada masyarakat dan pegawai pemerintah tanpa melalui perantara.

Kepala DPPP Kota Tanjungpinang, Robert Lukman, mengatakan pelibatan petani binaan dalam berbagai kegiatan pemerintah merupakan upaya mendekatkan petani dengan konsumen sekaligus memperluas pemasaran produk pertanian lokal.

“Setiap ada kegiatan pemerintah, kami berupaya melibatkan mereka untuk ikut berjualan,” ujarnya.

Menurut Robert, saat ini DPPP membina sekitar 24 kelompok tani yang tersebar di Kota Tanjungpinang. Dalam setiap kegiatan, sekitar delapan hingga dua belas kelompok tani dilibatkan secara bergiliran sesuai kebutuhan dan ketersediaan hasil panen.

“Kami memiliki sekitar 24 kelompok tani, biasanya yang ikut dalam satu kegiatan sekitar delapan hingga dua belas kelompok,” katanya.

Berbagai komoditas pertanian lokal dipasarkan melalui gerai pangan tersebut, mulai dari kedelai, jagung, timun, ubi, sukun, pisang hingga aneka sayuran segar. Seluruh produk yang dijual merupakan hasil budidaya petani binaan yang dipasarkan langsung tanpa perantara sehingga harganya relatif terjangkau.

“Semua produk yang dijual merupakan hasil tanam petani sendiri,” tuturnya.

Gerai pangan tersebut juga mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah seorang pembeli, Farehha, mengaku senang karena dapat membeli kebutuhan rumah tangga dengan harga terjangkau sekaligus mendukung petani lokal.

“Kegiatan seperti ini sangat positif, setelah senam bisa langsung berbelanja kebutuhan rumah tangga dengan harga yang terjangkau,” sebutnya.

Ia berharap gerai pangan terus dihadirkan dalam berbagai kegiatan pemerintah karena memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membantu petani memasarkan hasil panen mereka.

“Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut karena membuat suasana lebih meriah dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” pungkasnya.

Sumber: MC TPI
Redaksi: Asyraf A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba

30 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya

30 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Matangkan persiapan, jadwal pelaksanaan Porprov VI Kepri Resmi Dirilis : 30 cabang Olahraga Siap Dipertandingkan di Tanjungpinang

29 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Wawako Raja Ariza Sambut Yachter Mancanegara dalam Welcome Dinner Sail 2 Indonesia 2026

29 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Trending di Tanjungpinang