Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aneng Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas ASN Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura Rencana Penggunaan PLTN di Batam: Antara Ketahanan Energi Nasional dan Ancaman Keselamatan Publik Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera Hari Bakti ke-55, BP Batam Gaungkan Semangat “Batam Maju, Investasi Melaju”

Daerah

Kawal Moralitas Daerah, BEM STIS Al-Wafa Turun Aksi Desak Penerbitan Perwali dan Tolak LGBT

badge-check


					Kawal Moralitas Daerah, BEM STIS Al-Wafa Turun Aksi Desak Penerbitan Perwali dan Tolak LGBT Perbesar

Realbatam.com. Bogor-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIS Al-Wafa menunjukkan komitmen nyatanya dalam mengawal isu-isu sosial dan moral masyarakat. Dipimpin langsung oleh Presiden Mahasiswa (Presma) BEM STIS Al-Wafa, Zaidan Nashih Ulwan, bersama tim Kementerian Sosial Masyarakat (Kemensosmas)—di antaranya Hannan Yusuf dan Muhammad Rizqullah Nur Fatah dari Departemen Pemberdayaan Masyarakat—BEM STIS Al-Wafa turut melebur bersama massa aksi dalam penyampaian aspirasi di Bogor, Jumat (14/8/2026).

Aksi yang diikuti oleh berbagai elemen mahasiswa dan tokoh masyarakat ini menyuarakan penolakan tegas terhadap keberadaan dan penyebaran LGBT, sekaligus mendesak pemerintah daerah untuk segera menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai dasar hukum pencegahan dan penindakannya.

Presma BEM STIS Al-Wafa, Zaidan Nashih Ulwan, menegaskan bahwa kehadiran institusinya dalam aksi ini merupakan bentuk tanggung jawab moral serta perwujudan fungsi mahasiswa sebagai agent of change dan social control.

“Mahasiswa tidak boleh hanya berdiam diri di dalam ruang kuliah ketika ada keresahan nyata yang mengancam norma sosial dan moral masyarakat. Kehadiran kami bersama kawan-kawan Kemensosmas, seperti Mas Hannan Yusuf dan Mas Muhammad Rizqullah Nur Fatah, adalah bukti komitmen BEM STIS Al-Wafa untuk terus berdiri bersama masyarakat dalam mengawal kebijakan publik yang berlandaskan nilai-nilai agama dan budaya,” tegas Zaidan di sela-sela aksi.

Dalam aksi tersebut, perwakilan Departemen Pemberdayaan Masyarakat Kemensosmas BEM STIS Al-Wafa, Hannan Yusuf dan Muhammad Rizqullah Nur Fatah, juga aktif mengonsolidasikan barisan serta menyuarakan pentingnya kepastian hukum di tingkat daerah. Kehadiran regulasi tingkat daerah berupa Perwali dinilai sangat mendesak agar pemerintah kota memiliki payung hukum yang jelas dan tegas dalam merespons dinamika sosial yang terjadi.

Secara umum, tuntutan aksi berfokus pada pentingnya menjaga ketahanan keluarga, nilai sosial, moral, serta norma agama dari dampak negatif yang bertentangan dengan falsafah hidup masyarakat setempat. Seluruh rangkaian aksi yang diikuti oleh BEM STIS Al-Wafa berlangsung secara tertib, damai, dan penuh tanggung jawab.

Kementerian Sosial Masyarakat BEM STIS Al-Wafa memastikan akan terus mengawal isu ini hingga tuntutan penerbitan Perwali benar-benar direalisasikan oleh pemerintah daerah.

Kementerian Sosial Masyarakat BEM STIS Al-Wafa, Mengawal Aspirasi, Bergerak untuk Masyarakat.

Penulis: Yusuf Wicaksono
Editor  : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PA GMNI Jabar Siap Jadi Mitra Strategis & Kritis Pemerintah

26 Oktober 2026 - 01:07 WIB

PW PII Kalbar Bersama PD PII Pontianak Audiensi dengan Disporapar, Dorong Pengembangan Potensi dan Kepemimpinan Pemuda Pelajar

21 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Bukan Sekadar Persoalan Satu Pasien, Kasus Infus Balita di Karawang Jadi Momentum Pembenahan Pelayanan Kesehatan

2 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dinkes Karawang Diminta Beri sangsi terhadap R.S Permata Keluarga Kasus Dugaan Kelalaian Pelayanan Anak

2 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Perlindungan Pasien Anak Jadi Sorotan, Keluarga Pertanyakan Prosedur Pemasangan Infus di RS Permata Keluarga

2 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Trending di Jawa Barat