Realbatam.com. Medan, 24 Mei 2026 – Suasana penuh haru dan khidmat menyelimuti perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-83 Panti Asuhan Mamiyai Al-Ittihadiyah yang digelar di kompleks panti, Jl. Mamiyai No. 1, Kecamatan Medan Area. Acara ini menjadi momentum refleksi mendalam mengenai pentingnya memelihara, mengasihi, dan memuliakan anak-anak yatim piatu serta dhuafa sebagai amanah besar dari Allah SWT.
Suasana haru memuncak saat H. Asren Nasution, Mantan Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara, memberikan kata sambutan. Di hadapan ratusan hadirin, ia menceritakan kisah masa lalunya yang juga tumbuh dan dibesarkan di salah satu panti asuhan di Kota Medan.
“Anak-anakku sekalian, jangan pernah berkecil hati. Berada di panti asuhan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan kawah candradimuka yang menempa mental kita menjadi baja. Saya adalah bukti nyata bahwa anak panti bisa berdiri tegak memimpin pertanggungjawaban sosial di provinsi ini. Memelihara anak yatim bukan sekadar memberi makan, tetapi membangun jiwa, harapan, dan masa depan mereka,” ujar H. Asren Nasution dengan suara bergetar yang menyentuh hati seluruh hadirin.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran penting yayasan, di antaranya Ketua Pembina Yayasan Dr. Ir. Muhammad Syafril Harahap, M.Si., Pengawas Yayasan Bapak Syahdin Kesogihen, para alumni lintas generasi yang telah sukses di masyarakat, warga sekitar, serta para donatur setia.
Rekam Jejak Sejarah dan Komitmen Kenyamanan Anak Asuh
Berdasarkan catatan sejarahnya, panti asuhan ini didirikan pada tanggal 19 Mei 1943 oleh almarhum H. Syarief Siregar. Lahir di bawah naungan organisasi Islam besar di Sumatera Utara, Al-Ittihadiyah, nama “Mamiyai” merupakan singkatan dari Majelis Anak Miskin Yatim Al Ittihadiyah. Selama lebih dari delapan dekade, lembaga sosial ini konsisten berdiri sebagai benteng penyelamat bagi anak-anak yang kehilangan orang tua.
Sebagai bentuk komitmen nyata dalam memuliakan anak yatim, saat ini pihak yayasan sedang melakukan proses pembangunan dan renovasi total pada asrama putra. Langkah besar ini diambil demi menyediakan tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan representatif.
Pihak pengurus menegaskan bahwa proyek perbaikan sarana dan prasarana ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan untuk menunjang kenyamanan, ketenangan belajar, serta tumbuh kembang yang optimal bagi para anak asuh.
Dr. Ir. Muhammad Syafril Harahap, M.Si., dalam pidatonya menegaskan komitmen yayasan untuk tidak akan pernah lelah menjadi orang tua asuh bagi anak-anak kurang beruntung. Ia juga mengetuk pintu hati para dermawan untuk ikut berpartisipasi dalam program renovasi asrama ini, sekaligus menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada para donatur yang selama ini menjadi jembatan kebaikan.
Perayaan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kemaslahatan umat, serta keberkahan bagi para dermawan yang telah menyisihkan rezekinya demi menyambung senyuman anak-anak yatim piatu.
Penulis : M. Fadly Siregar
Redaksi: Asyraf A







