Transformasi Posyandu, Kader PKK Batam Harus Beradaptasi dengan Perubahan

oleh -63 Dilihat
oleh
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Ketua TP-PKK Batam, Erlita Amsakar, menghadiri Bimtek Administrasi Manajemen PKK dan Pelaksanaan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, di Hotel Planet Holiday, Rabu (22/4/2026).

Realbatam.com. Batam-Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Administrasi Manajemen PKK dan Pelaksanaan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, di Hotel Planet Holiday, Rabu (22/4/2026).

Dalam arahannya, Amsakar menegaskan bahwa keberhasilan organisasi, termasuk PKK dan Posyandu, sangat ditentukan oleh kualitas tata kelola yang baik. Ia menekankan pentingnya administrasi yang tertata sebagai fondasi utama dalam menjalankan program secara efektif dan berkelanjutan.

“Organisasi yang kuat berawal dari tata kelola yang baik. Itu dimulai dari administrasi yang rapi, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, hingga pengawasan,” ujarnya.

Amsakar menilai, bimtek ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas kader PKK sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan memiliki pemahaman yang sama terkait standar kerja dan regulasi yang berlaku.

“Kader PKK memiliki peran strategis. Karena itu, pemahaman harus seragam agar pelaksanaan di lapangan berjalan sesuai ketentuan,” katanya.

Ia juga menyoroti Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 yang memperluas peran Posyandu melalui enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), meliputi sektor kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, lingkungan hidup, perumahan rakyat, serta ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat.

Menurutnya, perluasan tersebut menuntut kesiapan kader PKK untuk lebih adaptif dan memahami batas kewenangan dalam menjalankan perannya.

“Kader harus memahami peran ini secara tepat. Posyandu bukan bekerja sendiri, tetapi menjadi mitra OPD teknis, camat, dan lurah. Di sinilah pentingnya kapasitas kader,” tegasnya.

Amsakar menambahkan, Posyandu merupakan garda terdepan dalam pelayanan dasar masyarakat. Oleh karena itu, peran aktif dan kualitas kader PKK sangat menentukan keberhasilan program di tingkat akar rumput.

“Posyandu berada di lini terdepan. Peran kader PKK sangat menentukan kualitas pelayanan yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, menegaskan bahwa transformasi Posyandu menuntut kader untuk terus meningkatkan kapasitas dan beradaptasi dengan perubahan.

Menurutnya, Posyandu kini berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat berbasis komunitas, tidak hanya terbatas pada layanan kesehatan ibu dan anak.

“Peran Posyandu terus berkembang. Kader PKK harus siap dengan pemahaman yang lebih luas agar mampu menjalankan berbagai fungsi pelayanan,” katanya.

Ia berharap, melalui bimtek ini, kader PKK semakin siap dalam mengelola dan menjalankan program Posyandu secara efektif, terintegrasi, dan sesuai ketentuan.

“Ini menjadi ruang belajar bagi kader PKK untuk memperkuat kapasitas, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” pungkasnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.