Dialog di RRI Tanjungpinang, Hendri Kurniadi Tekankan Pentingnya Literasi Digital Bagi Masyarakat Dewi Ansar: Fokus Posyandu Bukan Cuma Kesehatan, Tapi Mencakup 6 Standar Pelayanan Minimal Video Warga Batam di Kamboja Beredar: Keluarga Diminta Lapor, Pemko Koordinasi dengan Kemlu dan BP2MI LAM Kota Batam: Do’a selamat dan Do’a Arwah Sempena Hari Jadi LAM Yang Ke-26 PII Wati Rayakan Hari Lahir ke-62, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri PII Wati Luncurkan Rumah Aman Sahabat, Hadirkan Ruang Perlindungan bagi Perempuan dan Anak

Pemko Batam

Amsakar Sambut Timnas Indonesia Legend, Dorong Lahirnya Talenta Sepak Bola dari Batam

badge-check


					Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, berbincang dengan mantan pemain timnas Indonesia, Oktovianus Maniani saat pertemuan di Kantor Wali Kota Batam, Senin (24/8/2026). Perbesar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, berbincang dengan mantan pemain timnas Indonesia, Oktovianus Maniani saat pertemuan di Kantor Wali Kota Batam, Senin (24/8/2026).

Realbatam.com. Batam-Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyambut kedatangan sejumlah legenda sepak bola nasional yang tergabung dalam Timnas Indonesia Legend di Kantor Wali Kota Batam, Senin (24/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan sepak bola usia dini sekaligus mendorong lahirnya talenta-talenta baru dari Batam.

Sejumlah mantan pemain Timnas Indonesia hadir dalam kunjungan tersebut, di antaranya Rully Nere, Oktovianus Maniani, Rocky Putiray, Azhari Rangkuti, dan Patar Tambunan.

Amsakar mengapresiasi kehadiran para legenda sepak bola tersebut. Menurutnya, pengalaman dan kiprah mereka dapat memberikan dorongan sekaligus energi baru bagi pengembangan sepak bola di Batam.

“Terima kasih atas kehadirannya. Ini menjadi sentuhan awal sebagai bentuk atensi pemerintah dalam pengembangan sepak bola di Batam,” ujar Amsakar.

Sebagai Ketua PS Batam, Amsakar menilai pembinaan usia dini harus menjadi fondasi dalam membangun prestasi sepak bola. Menurutnya, Batam memiliki modal yang cukup dengan keberadaan sejumlah Sekolah Sepak Bola (SSB) dan komunitas yang selama ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk belajar dan mengembangkan kemampuan.

Karena itu, Amsakar berharap berbagai kompetisi sepak bola di Batam tidak sekadar menjadi ajang pertandingan. Kompetisi harus menjadi bagian dari pembinaan sekaligus ruang bagi pemain muda untuk menambah pengalaman dan menunjukkan kemampuan.

Ia bahkan memasang target agar Batam mampu melahirkan pemain yang dapat mengikuti jejak pesepak bola nasional asal daerah tersebut, termasuk Ramadhan Sananta.

“Kita harus melahirkan Ramadhan Sananta berikutnya dari Batam. Karena itu, pembinaan usia dini harus menjadi perhatian bersama,” katanya.

Menurut Amsakar, mencetak pemain berkualitas membutuhkan proses panjang dan tidak dapat dilakukan secara instan. Selain kompetisi yang rutin, diperlukan pelatih yang kompeten, dukungan orang tua, serta ekosistem yang memberikan ruang bagi pemain muda untuk berkembang.

Ia mendorong agar kompetisi usia dini dapat digelar secara berkala, baik setiap tiga maupun enam bulan. Agenda yang berkesinambungan dinilai penting agar pemain mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus dapat memperlihatkan perkembangan kemampuan dari waktu ke waktu.

“Kita ingin membuat event-event yang bisa menjadi ruang bagi anak-anak untuk bertanding, belajar, dan menunjukkan potensinya. Kalau dilakukan secara rutin, saya kira ini akan semakin meningkatkan potensi sport tourism Batam,” ungkapnya.

Kehadiran para legenda Timnas Indonesia juga diharapkan dapat memberikan motivasi kepada generasi muda. Pengalaman para mantan pemain nasional menjadi contoh bahwa perjalanan menuju level profesional membutuhkan disiplin, proses panjang, dan kesempatan untuk terus berkompetisi.

Mantan pemain Timnas Indonesia asal Papua, Oktovianus Maniani, menilai Batam memiliki potensi besar untuk melahirkan pemain berkualitas. Namun, potensi tersebut perlu didukung kompetisi dan wadah pembinaan yang konsisten.

“Potensi pemain di Batam cukup besar. Yang dibutuhkan adalah wadah untuk pengembangan pemain. Ini penting agar semakin banyak talenta dari Batam mendapatkan panggung,” kata Oktovianus. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Video Warga Batam di Kamboja Beredar: Keluarga Diminta Lapor, Pemko Koordinasi dengan Kemlu dan BP2MI

11 September 2026 - 21:58 WIB

LAM Kota Batam: Do’a selamat dan Do’a Arwah Sempena Hari Jadi LAM Yang Ke-26

11 September 2026 - 19:24 WIB

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Berkomitmen

11 September 2026 - 16:43 WIB

Koopsudnas Gelar Latihan Force Down di Batam, Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

11 September 2026 - 16:35 WIB

Batam Innovation Award 2026, Amsakar: Inovasi Harus Berdampak untuk Masyarakat

10 September 2026 - 21:31 WIB

Trending di Batam