Grand Final Duta Wisata Batam 2026, Arya dan Keizia Raih Gelar Encik dan Puan

oleh -93 Dilihat
oleh
Sekda Batam, Firmansyah, bersama Ketua DWP Batam, Erdawati Firmansyah, menyerahkan hadiah kepada pemenang Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 di Harmoni One, Sabtu (9/5/2026) malam.

Realbatam.com. Batam-Arya Saputra dan Keizia Hirano resmi terpilih sebagai Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 pada malam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Kota Batam yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Batam di Ballroom Harmoni One, Batamcentre, Sabtu (9/5/2026) malam.

Arya dinobatkan sebagai Encik Kota Batam 2026, sementara Keizia berhasil meraih gelar Puan Duta Wisata Kota Batam 2026 setelah menyisihkan puluhan peserta lainnya dalam proses seleksi yang berlangsung ketat.

Grand final yang mengusung tema “Proud Tourism and Culture Ready for the Future” tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.

Dalam sambutannya, Firmansyah berharap para finalis, khususnya pemenang Encik dan Puan Batam 2026, dapat menjadi garda terdepan dalam mempromosikan destinasi wisata dan budaya Kota Batam.

“Kami berharap para Duta Wisata dapat berkontribusi memperkenalkan potensi wisata dan budaya Batam lebih luas lagi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sektor pariwisata Batam terus menunjukkan perkembangan positif. Pada 2025, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 1,6 juta orang atau melampaui target yang ditetapkan Pemerintah Kota Batam. Untuk 2026, target kunjungan wisatawan ditingkatkan menjadi 1,75 juta orang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan proses pemilihan Encik dan Puan Batam 2026 berlangsung sekitar 45 hari dan diikuti 167 peserta audisi dari berbagai latar belakang profesi.

“Setelah melalui tahapan seleksi, terpilih 20 finalis yang terdiri atas 10 encik dan 10 puan. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, mulai dari wawasan, penampilan, sikap, hingga kepercayaan diri peserta,” kata Ardiwinata.

Menurutnya, sebelum memasuki grand final, para finalis juga menjalani tahapan pra-karantina dengan mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Batam. Mereka kemudian mengikuti karantina selama empat hari di Ayola Signature Ocarina Batam untuk mendapatkan pembekalan keterampilan dan wawasan kepariwisataan.

Melalui ajang tersebut, Pemerintah Kota Batam berharap para Duta Wisata terpilih dapat menjadi wajah promosi pariwisata daerah sekaligus menginspirasi generasi muda untuk ikut melestarikan budaya dan memperkenalkan potensi Batam kepada masyarakat luas.

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.