Gema Batam ASRI Peringati Hari Bumi, 600 Personel Dikerahkan

oleh -21 Dilihat
oleh
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, meresmikan Gema Batam ASRI dalam rangka memperingati Hari Bumi di Tanjung Banon, Rempang Eco City, Rabu (22/4/2026).

Batam-Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam meresmikan Gerakan Masyarakat Batam Aman, Sehat, Resik, dan Indah (Gema Batam ASRI) di Tanjung Banon, Rempang Eco City, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Bumi sekaligus upaya memperkuat komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

Peresmian dilakukan oleh Wali Kota ex-officio Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, didampingi Wakil Wali Kota ex-officio Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa Gema Batam ASRI merupakan tindak lanjut kebijakan nasional yang diimplementasikan secara konkret di daerah, dengan melibatkan masyarakat hingga tingkat rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW).

“Gerakan ini kita turunkan hingga ke tingkat masyarakat. Implementasinya harus menyentuh langsung RT dan RW, dan hari ini kita mulai dari Tanjung Banon,” ujarnya.

Sebagai tahap awal, sebanyak 600 personel dikerahkan dan disebar di kawasan Tanjung Banon untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

Amsakar menekankan, kegiatan ini tidak boleh berhenti sebagai seremoni semata, tetapi harus berlanjut secara konsisten.

“Apa yang sudah kita mulai hari ini harus ditindaklanjuti dengan kegiatan berkesinambungan oleh petugas yang telah dibentuk,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, Gema Batam ASRI melibatkan enam satuan tugas yang bekerja secara terpadu, di antaranya pasukan oranye Pemko Batam, Satgas Kebersihan BP Batam, tim pembersihan drainase, pasukan merah BP Batam, serta tim dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air dan Dinas Lingkungan Hidup.

Amsakar juga menyoroti Tanjung Banon sebagai wilayah pengembangan baru yang perlu ditata sejak awal agar menjadi kawasan yang bersih, sehat, dan nyaman dihuni.

“Tanjung Banon merupakan wilayah pengembangan baru. Kita mulai dari sini untuk mewujudkan lingkungan yang sejuk dan nyaman,” ungkapnya.

Selain penanganan kebersihan, Pemerintah Kota Batam turut menggulirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat di kawasan tersebut, seperti bantuan alat tangkap nelayan, pemberian bibit ikan dan tanaman, serta pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih guna meningkatkan kesejahteraan warga.

Amsakar berharap Gema Batam ASRI tidak hanya menjadi simbol, tetapi berkembang menjadi gerakan kolektif berbasis kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

“Melalui momentum ini, saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” pungkasnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.