Amsakar: Stabilitas Sosial Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Batam

oleh -48 Dilihat
oleh
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mengikuti apel gabungan di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Selasa (21/4/2026).

Realbatam.com. Batam-Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa stabilitas sosial, ketertiban umum, dan rasa aman menjadi faktor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hal itu disampaikan Amsakar saat memimpin upacara peringatan HUT Satpol PP, Satlinmas, Pemadam Kebakaran, serta Hari Kartini tingkat Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra; Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar; unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda); jajaran Pemerintah Kota Batam dan BP Batam; serta unsur TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas.

Dalam amanatnya, Amsakar menegaskan bahwa peringatan empat momentum tersebut tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi refleksi atas nilai pengabdian, ketegasan, keberanian, serta kedekatan dengan masyarakat sebagai fondasi penting pembangunan daerah.

Ia menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Kota Batam dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif. Hal ini ditandai dengan meningkatnya investasi, pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, berkembangnya kawasan industri, kebangkitan sektor pariwisata, serta penguatan konektivitas antarwilayah.

Untuk diketahui, pertumbuhan ekonomi Batam pada 2025 sebesar 6,76 persen atau tumbuh dari tahun sebelumnya yang hanya 6,69 persen. Selain itu, realisasi investasi Batam pada tahun 2025 sebesar Rp69,3 triliun, melebihi target Rp60 triliun.

Kemudian, pada sektor pariwisata, juga mengalami peningkatan signifikan. Dimana, angka kunjungan wisata mancanegara mencapai 1,6 juta meningkat dari tahun sebelumnya hanya 1,3 juta kunjungan.

“Pertumbuhan ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan harapan. Namun, pertumbuhan yang cepat membutuhkan fondasi yang kuat. Kota yang berkembang harus didukung ketertiban, rasa aman, dan stabilitas sosial,” ujar Amsakar.

Menurut dia, di tengah laju pembangunan tersebut, keberadaan Satpol PP, Satlinmas, dan Pemadam Kebakaran memiliki peran strategis. Ketenteraman dan ketertiban umum bukan hanya fungsi administratif, tetapi menjadi prasyarat utama dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat.

Amsakar menegaskan, Satpol PP dan Satlinmas memiliki peran sentral dalam menegakkan peraturan daerah, menjaga ketertiban umum, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat, termasuk dalam pengamanan kegiatan sosial, keagamaan, hingga penanganan kondisi darurat.

Dalam konteks kebencanaan, Satlinmas juga berperan penting sebagai bagian dari sistem perlindungan masyarakat berbasis komunitas, mulai dari mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.

Sementara itu, peran Pemadam Kebakaran tidak hanya terbatas pada penanganan kebakaran, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam berbagai situasi darurat lainnya.

“Peringatan ini mengingatkan kita pada satu nilai utama, yaitu pengabdian tulus kepada masyarakat,” katanya.

Amsakar juga mengapresiasi kontribusi perempuan yang semakin signifikan di berbagai institusi, termasuk di lingkungan Satpol PP, Satlinmas, dan Pemadam Kebakaran, sejalan dengan semangat emansipasi yang diwariskan R.A. Kartini.

Ia menambahkan, tantangan ke depan akan semakin kompleks sehingga diperlukan peningkatan profesionalisme, kapasitas, serta sinergi seluruh elemen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Mengakhiri amanatnya, Amsakar mengajak seluruh jajaran untuk terus memperkuat profesionalisme, meningkatkan sinergi, serta

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.