BP Batam dan UIB Jalin Kerja Sama Penyelenggaraan Rumah Sakit Pendidikan Lepas Kontingen Karimun, Endipat Wijaya Siapkan Bonus untuk Atlet yang Berprestasi Reses di Karimun, Endipat Wijaya Perjuangkan Pendidikan hingga Ambulance Gratis Sekda Firmansyah: Mubaligh Berperan Penting Menjaga Persatuan dan Menangkal Hoaks Pemprov Kepri dan Lima Daerah Bersinergi, Siapkan 171 ASN Jadi Komponen Cadangan Pemprov Kepri Hibahkan Barang dan Kendaraan untuk Lembaga Nirlaba Sosial Kemasyarakatan, Gubernur: “Ini Wujud Komitmen Pemerintah”

Nasional

Pelantikan Direktur Psikotropika Dan Prekursor Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI

badge-check


					 Kepala BNN RI/Foto Dok Perbesar

Kepala BNN RI/Foto Dok

Realbatam.com. Jakarta-Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia kembali melakukan penguatan organisasi dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas pemberantasan narkotika melalui pelantikan pejabat strategis di lingkungan Deputi Bidang Pemberantasan. (22/6/2026)

Pada Rabu, 18 Juni 2026, bertempat di ruang kerja Kepala BNN RI, telah dilaksanakan prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Direktur Psikotropika dan Prekursor Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI.

Dalam prosesi tersebut, Adri Irniadi resmi dilantik sebagai Direktur Psikotropika dan Prekursor Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto.

Pelantikan berlangsung secara khidmat dan dihadiri oleh Deputi Bidang Pemberantasan beserta para Pejabat Tinggi Madya dan Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI.

Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan sumber daya organisasi guna menghadapi tantangan pemberantasan narkotika, psikotropika, dan prekursor yang semakin kompleks dan dinamis.

Dalam amanatnya, Kepala BNN RI menegaskan bahwa jabatan Direktur Psikotropika dan Prekursor memiliki posisi strategis dalam mendukung upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Pengawasan terhadap peredaran psikotropika dan prekursor menjadi salah satu aspek penting dalam memutus rantai produksi narkotika ilegal yang memanfaatkan bahan kimia tertentu sebagai komponen utama pembuatan narkoba.

Selain itu, penguatan struktur organisasi di lingkungan Deputi Bidang Pemberantasan diharapkan mampu meningkatkan koordinasi lintas sektor, memperkuat pengawasan distribusi prekursor, serta mengoptimalkan pelaksanaan penegakan hukum terhadap jaringan sindikat narkotika nasional maupun internasional.

Brigjen Pol. Adri Irniadi dalam pelaksanaan sumpah jabatan menyatakan kesiapan untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas, profesionalisme, dan loyalitas terhadap institusi serta negara.

Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, diharapkan kepemimpinan baru pada Direktorat Psikotropika dan Prekursor mampu memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat strategi pemberantasan narkotika di Indonesia.

BNN RI terus berkomitmen untuk memperkuat langkah pemberantasan melalui peningkatan kapasitas kelembagaan, penguatan sumber daya manusia, serta sinergi bersama kementerian/lembaga dan seluruh elemen masyarakat.

Upaya tersebut merupakan bagian dari strategi nasional dalam mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).

Melalui pelantikan pejabat strategis ini, BNN RI optimistis dapat semakin meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi pemberantasan narkotika, psikotropika, dan prekursor demi melindungi masyarakat serta menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman bahaya narkoba. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

29 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan

29 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Setelah Ramai Jadi Sorotan Publik, Dua Putra Gus Irfan Tinggalkan Jabatan Tenaga Ahli Kemenhaj

27 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura

27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa

26 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Trending di Nasional