Dialog di RRI Tanjungpinang, Hendri Kurniadi Tekankan Pentingnya Literasi Digital Bagi Masyarakat Dewi Ansar: Fokus Posyandu Bukan Cuma Kesehatan, Tapi Mencakup 6 Standar Pelayanan Minimal Video Warga Batam di Kamboja Beredar: Keluarga Diminta Lapor, Pemko Koordinasi dengan Kemlu dan BP2MI LAM Kota Batam: Do’a selamat dan Do’a Arwah Sempena Hari Jadi LAM Yang Ke-26 PII Wati Rayakan Hari Lahir ke-62, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri PII Wati Luncurkan Rumah Aman Sahabat, Hadirkan Ruang Perlindungan bagi Perempuan dan Anak

Regional

Tiyo Ardianto, Eks Ketua BEM UGM Temukan Alat Pelacak di Kendaraannya Usai Aksi Massa, Dugaan Pengintaian Jadi Sorotan

badge-check


					Tiyo Ardianto, Eks Ketua BEM UGM Temukan Alat Pelacak di Kendaraannya Usai Aksi Massa, Dugaan Pengintaian Jadi Sorotan Perbesar

Realbatam.com. Yogyakarta-Eks Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), Tiyo Ardianto, mengaku menemukan sebuah alat pelacak (GPS tracker) yang terpasang pada kendaraan yang digunakannya usai mengikuti aksi massa di kawasan Gejayan, Yogyakarta.

Peristiwa tersebut bermula ketika ponsel milik Tiyo menerima notifikasi yang mengindikasikan adanya perangkat pelacak asing yang bergerak mengikuti lokasinya. Merasa ada hal yang tidak wajar, Tiyo kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang digunakannya.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan sebuah perangkat yang diduga berfungsi sebagai alat pelacak dan terpasang di bagian bawah kendaraan. Temuan itu kemudian menjadi perhatian publik karena memunculkan dugaan adanya upaya pengintaian terhadap aktivis mahasiswa.

Kekhawatiran semakin meningkat setelah beredar informasi bahwa sejumlah mahasiswa lainnya juga menerima pesan-pesan mengganggu dari nomor tidak dikenal dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan terkait keamanan aktivis, kebebasan berpendapat, serta perlindungan terhadap warga negara yang menyampaikan aspirasi di ruang publik.

Meski demikian, hingga saat ini belum diketahui siapa pihak yang memasang alat tersebut maupun apa tujuan keberadaannya di kendaraan yang digunakan Tiyo. Belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum ataupun instansi terkait mengenai temuan tersebut.

Sejumlah kalangan menilai bahwa apabila dugaan pengintaian itu terbukti, maka kasus ini dapat menjadi perhatian serius terkait perlindungan hak-hak sipil, kebebasan berekspresi, serta jaminan keamanan bagi masyarakat yang menyampaikan pendapat secara damai.

Publik berharap aparat berwenang dapat melakukan penyelidikan secara transparan dan profesional guna mengungkap fakta yang sebenarnya, termasuk asal-usul perangkat yang ditemukan dan pihak yang bertanggung jawab atas pemasangannya.

Hingga berita ini diturunkan, Tiyo Ardianto maupun pihak terkait masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut mengenai temuan alat pelacak tersebut. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BPJS Ketenagakerjaan Langsa Siap Berkolaborasi Sukseskan Festival PKRM PRIMA DMI

11 September 2026 - 08:39 WIB

Sekretaris Umum HISSI Aceh Apresiasi dan Dukung Penuh PKRM PRIMA DMI Langsa

11 September 2026 - 08:35 WIB

Dari Julok Menuju Tiongkok: Shilva Zohra Raih Beasiswa Penuh Kuliah Di China

10 September 2026 - 18:17 WIB

Dari Tunai Ke Digital, KKN Desa Dewi Sri Dampingi UMKM Desa Dewi Sri Gunakan Qris

10 September 2026 - 16:27 WIB

Semarak Memperingati Maulid, KKN Desa Dewi Sri Melaksanakan Pekan Kreativitas Anak Islami asah potensi dan Nilai Keislamaan Anak

10 September 2026 - 15:21 WIB

Trending di Regional