Pengamat: Yayasan IGM Perlu Jujur Akui Ada Aktivitas Komersial, Status Nirlaba Tak Otomatis Bebas PBB Momentum Sumpah Pemuda: Jangan Hanya Jadi Angka, Jaga Konstitusi Relokasi UMKM Teluk Keriting, Pemko Siapkan Lokasi Alternatif Porprov Kepri, Hotel di Tanjungpinang Fully Booked Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ansar Ajak Generasi Muda Patriotik, Gigih, dan Berempati. Wagub Nyanyang Terima Kunjungan International Zheng He Society, Kepri Bidik Peluang Kerja Sama Maritim dan Investasi Global

Advetorial

Investasi India di Batam Terus Melaju, Tembus Rp 258,6 Miliar

badge-check


					Investasi India di Batam Terus Melaju, Tembus Rp 258,6 Miliar Perbesar

RealBatam.com, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat posisi strategisnya sebagai pusat investasi di kawasan Asia Tenggara dengan mempererat kolaborasi ekonomi bersama India.
Langkah ini dilakukan melalui kunjungan kerja Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, kepada Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shankar Goel, Jumat (8/5/2026).

Pertemuan tersebut bertujuan memperluas komunikasi strategis sekaligus menjajaki peluang kerja sama baru antara Batam dan institusi ekonomi India.

Fary mengungkapkan, hubungan ekonomi Batam dan India menunjukkan tren positif yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
“Berdasarkan data BP Batam, nilai investasi India di Batam sepanjang periode 2016–2025 telah menembus angka Rp258,6 miliar, dengan pencapaian tertinggi terjadi pada 2025 dengan realisasi sebesar Rp95,2 miliar,” ungkap Fary.

Tidak hanya di sektor investasi, India kini telah menjelma sebagai tujuan ekspor terbesar ketiga bagi Batam.

Pada kuartal I-2026, nilai ekspor ke India mencapai USD521,6 juta, atau menyumbang 11,14 persen dari total ekspor Batam.
“India adalah mitra strategis dengan potensi besar bagi pengembangan industri dan perdagangan kami. Pertumbuhan investasi dan volume perdagangan ini mencerminkan tingginya kepercayaan dunia usaha India terhadap daya saing Batam,” ujar Fary.

Fary menambahkan, BP Batam tengah fokus memantapkan ekosistem investasi melalui pengembangan kawasan industri, logistik, dan perdagangan internasional.

Sektor-sektor yang potensial untuk dikolaborasikan mencakup manufaktur, energi terbarukan, sektor maritim, hingga penguatan rantai pasok industri.

Menanggapi hal tersebut, Konsul Jenderal India, Ravi Shankar Goel, mengapresiasi kemajuan pembangunan ekonomi di Batam.

Menurutnya, India memandang Indonesia sebagai mitra strategis untuk tumbuh bersama sebagai negara maju.
“Batam adalah salah satu kisah sukses pembangunan ekonomi di Indonesia. Keunggulan geografis yang dekat dengan Singapura, kepemimpinan yang kuat, serta kebijakan Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone) menjadi daya tarik utama bagi investor,” kata Ravi.

Sebagai langkah konkret, kedua pihak sepakat untuk menyelenggarakan forum presentasi bisnis secara hibrida.

Forum ini direncanakan mempertemukan pengelola kawasan industri di Batam dengan jaringan Kamar Dagang India.

Selain sebagai sarana promosi, pertemuan tersebut diharapkan mampu memetakan kebutuhan rantai pasok ekspor-impor secara lebih detail melalui identifikasi produk berbasis kode Harmonized System (HS).

Langkah diplomasi ekonomi ini diharapkan memperkokoh posisi Batam sebagai kawasan pelabuhan bebas yang dinamis di kancah global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bertepatan dengan Hari Bakti ke-55, Kepala BP Batam Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

28 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Hari Bakti ke-55, BP Batam Gaungkan Semangat “Batam Maju, Investasi Melaju”

26 Oktober 2026 - 17:18 WIB

BP Batam Perkuat Kompetensi Pegawai melalui Pelatihan dan Sertifikasi K3

21 Oktober 2026 - 17:01 WIB

BP Batam Gelar Coaching Clinic, Kawal Kelengkapan Perizinan OSS Pelaku Usaha

21 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Amsakar Paparkan Strategi PAD dan Program Prioritas Batam kepada Pemkab Brebes

20 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Trending di Batam