LAM Kota Batam: Do’a selamat dan Do’a Arwah Sempena Hari Jadi LAM Yang Ke-26 PII Wati Rayakan Hari Lahir ke-62, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri PII Wati Luncurkan Rumah Aman Sahabat, Hadirkan Ruang Perlindungan bagi Perempuan dan Anak Rapimnas PII 2026 Digelar di Jakarta, Amsal Tegaskan Penguatan Pendidikan dan Kewirausahaan Pelajar Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Berkomitmen Koopsudnas Gelar Latihan Force Down di Batam, Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Tanjungpinang

Budaya Melayu Jadi Magnet Wisman ke Tanjungpinang

badge-check


					Budaya Melayu Jadi Magnet Wisman ke Tanjungpinang Perbesar

Realbatam.com. Kota Tanjungpinang – Warisan budaya Melayu dan pesona Pulau Penyengat masih menjadi daya tarik utama wisatawan mancanegara untuk datang ke Kota Tanjungpinang. Hal itu terlihat dari meningkatnya kunjungan wisman pada triwulan I tahun 2026 sebesar 3,98 persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Peningkatan kunjungan tersebut menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata Tanjungpinang yang selama ini mengandalkan kekuatan wisata budaya, sejarah, religi hingga kuliner khas Melayu.

Kepala Disbudpar Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri mengatakan, kuatnya identitas budaya Melayu menjadi alasan tersendiri bagi wisatawan asing untuk datang berkunjung, khususnya wisatawan asal Malaysia.

“Warisan budaya Melayu yang kuat merupakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara,” ujar Nazri, Minggu (10/5/2026).

Selain budaya Melayu, Pulau Penyengat juga masih menjadi destinasi favorit wisatawan karena memiliki nilai sejarah dan religi yang khas di Kepulauan Riau.

Nazri mengatakan, peningkatan kunjungan wisatawan turut didukung keberadaan agen perjalanan wisata yang aktif menawarkan berbagai paket perjalanan ke Tanjungpinang.

Karena itu, Disbudpar akan terus memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata dan instansi terkait guna menjaga tren peningkatan kunjungan wisatawan.

“Akan terus kita lakukan dengan kolaborasi, kerja sama, serta komunikasi yang baik dengan pelaku industri pariwisata dan instansi lainnya,” katanya.

Tak hanya budaya dan destinasi wisata, sektor kuliner juga menjadi salah satu kekuatan pariwisata Tanjungpinang dalam menarik wisatawan mancanegara.

Ragam kuliner khas Melayu dengan cita rasa yang unik disebut memberi pengalaman tersendiri bagi wisatawan yang datang berkunjung ke Tanjungpinang.

“Karena Kota Tanjungpinang sangat kaya dengan beragam kuliner dan cita rasa yang menarik untuk wisatawan,” tambah Nazri.

Disbudpar tetap optimistis target 100 ribu kunjungan wisatawan mancanegara pada 2026 dapat tercapai. Upaya promosi wisata dan kerja sama dengan pelaku industri pariwisata akan terus dilakukan untuk mendukung target tersebut.

“Untuk target wisman 100 ribu tetap kita harus optimis,” pungkasnya (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kualitas Udara Tanjungpinang Masih Kategori Sedang, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

11 September 2026 - 14:45 WIB

Wamenkes II Tinjau CKG Terintegrasi Skrining TBC di Tanjungpinang

11 September 2026 - 14:41 WIB

81 Tahun Mengudara, Pemko Tanjungpinang Apresiasi RRI Hadir Menjadi Ruang Informasi Dan Dekat Dengan Masyarakat

11 September 2026 - 14:36 WIB

Wali Kota Lis Darmansyah Kukuhkan Direksi dan Komisaris Periode 2026–2031, BPR Bestari Luncurkan Logo Baru

10 September 2026 - 21:20 WIB

Wako Lis Turun Salurkan Bantuan CPPD, Data Penerima Akan Diperbarui

10 September 2026 - 21:18 WIB

Trending di News