LAM Kota Batam: Do’a selamat dan Do’a Arwah Sempena Hari Jadi LAM Yang Ke-26 PII Wati Rayakan Hari Lahir ke-62, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri PII Wati Luncurkan Rumah Aman Sahabat, Hadirkan Ruang Perlindungan bagi Perempuan dan Anak Rapimnas PII 2026 Digelar di Jakarta, Amsal Tegaskan Penguatan Pendidikan dan Kewirausahaan Pelajar Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Berkomitmen Koopsudnas Gelar Latihan Force Down di Batam, Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Internasional

Iran Sebut Tiga Poin Proposal Gencatan Senjata Dilanggar Jelang Negosiasi dengan AS

badge-check


					Foto: Iran’s Parliament Speaker Mohammad Bagher Ghalibaf. Images regenerated by Gemini A Perbesar

Foto: Iran’s Parliament Speaker Mohammad Bagher Ghalibaf. Images regenerated by Gemini A

RealBatam.Com. Teheran-Iran menyatakan bahwa tiga klausul penting dalam proposal gencatan senjata telah dilanggar menjelang rencana perundingan dengan Amerika Serikat yang dijadwalkan berlangsung di Islamabad, Pakistan, pada Jumat mendatang. Kondisi ini dinilai membuat peluang tercapainya kesepakatan damai semakin tidak realistis.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, pada Rabu (waktu setempat) mengungkapkan bahwa pelanggaran tersebut mencakup tiga hal utama, yakni pelanggaran gencatan senjata di Lebanon, masuknya drone asing ke wilayah udara Iran, serta penolakan terhadap hak Iran untuk melakukan pengayaan uranium.

Dalam pernyataannya di media sosial X, Ghalibaf menegaskan bahwa situasi tersebut menunjukkan ketidakkonsistenan pihak lawan dalam mematuhi kesepakatan awal. Ia menyebut, dalam kondisi seperti ini, pembicaraan bilateral maupun penerapan gencatan senjata menjadi tidak masuk akal untuk dilanjutkan.

Sementara itu, sumber dari Pakistan menyebutkan bahwa delegasi Iran tetap dijadwalkan berangkat ke Islamabad untuk mengikuti perundingan. Delegasi tersebut akan dipimpin langsung oleh Ghalibaf bersama Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi.

Di sisi lain, sempat muncul ketidakpastian terkait kehadiran delegasi Iran. Utusan Iran untuk Pakistan diketahui menghapus unggahan di media sosial yang sebelumnya menyebutkan bahwa rombongan Iran akan tiba di Islamabad pada Kamis malam menjelang perundingan yang dimediasi Pakistan.

Duta Besar Iran untuk Pakistan, Reza Amiri Moghadam, dalam unggahan terpisah di X menyatakan bahwa Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, tetap menyambut baik rencana kedatangan delegasi Iran untuk melakukan “pembicaraan serius”. Namun, ia juga mengakui adanya skeptisisme akibat pelanggaran gencatan senjata yang berulang, khususnya oleh pihak Israel.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi apakah negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat akan tetap berlangsung sesuai jadwal di tengah meningkatnya ketegangan dan saling tuding pelanggaran kesepakatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

7 September 2026 - 12:16 WIB

Iran Balas Serangan AS di Selat Hormuz, 6 Kapal Jadi Sasaran

7 September 2026 - 07:42 WIB

Beda dengan Wapres AS, Trump Sebut Konflik Melawan Iran sebagai Perang

6 September 2026 - 08:01 WIB

Ancam Bunuh Presiden Marcos, Wapres Filipina Sara Bayar Jaminan Rp100 Juta Tak Ditahan

6 September 2026 - 07:42 WIB

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

9 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Trending di Internasional