442 Atlet Batam Berlaga di Porprov Kepri 2026, Targetkan Juara Umum Jambore PKK Batam 2026 Digelar November, 120 Kader Siap Berpartisipasi Pemuda dan Masa Depan Indonesia: Berhenti Seremonial, Mulai Bergerak Setelah Ramai Jadi Sorotan Publik, Dua Putra Gus Irfan Tinggalkan Jabatan Tenaga Ahli Kemenhaj Arus Balik HMI: Dari Kuadran Pasar Menuju Sosialisme Konstitusional Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aneng Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas ASN

Karimun

Debit Air Hanya Tahan 3 Bulan, Perumda Tirta Karimun Tambah Jam Operasional

badge-check


					Waduk Tempan di Kundur menjadi salah satu andalan suplai air ke pelanggan di Tanjungbalai Karimun. Perbesar

Waduk Tempan di Kundur menjadi salah satu andalan suplai air ke pelanggan di Tanjungbalai Karimun.

RealBatam.com,Karimun-Manajemen Perumda Tirta Mulia Unit Kundur menambah jam operasional yang tadinya 10 jam menjadi 14 jam. Kegiatan ini dilakukan meski debit air bersih di Waduk Tempan, Desa Lubuk, Kecamatan Kundur mengalami penyusutan.

”Operasional distribusi air bersih kita ke pelanggan dari dulu memang tidak dilakukan sampai 24 jam. Sebaliknya, hanya 10 jam saja. Namun, dengan kondisi cuaca panas terik saat ini, jam operasional kami tambah dari 10 jam menjadi 14 jam. Yakni, mulai pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB,” ujar Manajer Perumda Tirta Mulia Karimun Unit Kundur, Armand kepada Batam Pos, Senin (30/3/2026).

Penambahan jam operasional, katanya, karena adanya permintaan dari pelanggan. Khususnya, banyak yang menyampaikan tidak mendapatkan air. Makanya, manajemen perusahaan mengambil kebijakan menambah waktu operasional. Meski, kondisi waduk saat ini mengalami penyusuan disebabkan hampir 2 bulan lamanya tidak turun hujan.

”Dalam mengelola air bersih, kami memiliki 4 waduk. Dan, yang digunakan untuk suplai air bersih ke 812 sambungan rumah hanya satu waduk. Yakni, Waduk Tempan dengan luas 2,27 hektar. Kondisi penyusuitan saat ini sudah mencapai 30 persen. meski demikian, untuk saat ini masih mampu untuk suplai air bersih ke pelanggan,” jelas Armand.

Jika kondisi panas terik seperti ini terus berlangsung, tambahnya, maka tidak menutup kemungkinan penyusutan debit air akan terus bertambah. Dia memperkirakan Waduk Tempan hanya bisa bertahan maksimal 3 bulan lagi. Karena, memang waduk tersebut juga tergantung dengan air hujan.

”Kalau kondisi normal ketinggian air di waduk mencapai 4 meter. Tapi, sekarang ketinggiannya berkurang menjadi 3,7 meter. Selain itu, penyusutan air di waduk juga disebabkan karena bertambahnya jam operasional mesin pompa air. Dengan Demikian, jumlah pemakaian air bersih juga meningkat,” papar Armand.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HUT ke-27 Karimun, Bupati Iskandarsyah Ajak Masyarakat Terus Bangkit dalam Harmoni dan Paparkan Pertumbuhan Ekonomi 6,14 Persen

13 Oktober 2026 - 02:52 WIB

BNN dan Bea Cukai Hentikan Kapal MV Ocean Porter, 2,6 Ton Sabu Digagalkan di Karimun

22 Agustus 2026 - 01:52 WIB

Bunda Literasi Karimun Ajak 60 Siswa SD Gemar Membaca Sejak Dini

21 Agustus 2026 - 04:40 WIB

Iskandarsyah Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi Daerah

15 Agustus 2026 - 05:19 WIB

Wabup Rocky Lepas Dua Putra-Putri Terbaik Karimun ke Paskibraka Tingkat Provinsi Kepri 2026

6 Agustus 2026 - 00:09 WIB

Trending di Karimun