Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin Wali Kota Lis: Kemitraan REI dan Pemda Buka Peluang Investasi di Tanjungpinang Pemko Siapkan Senggarang dan Kampung Bugis Jadi Pusat Ekonomi Baru Mulai 2027 Sekdaprov Misni Hadiri MUSDA IV LVRI dan MUSDA PD PIVERI Kepri

Batam

Ikhtiar di Tengah Kekeringan, Pemko Batam Gelar Shalat Istisqa di Jantung Kota Batam

badge-check


					Ikhtiar di Tengah Kekeringan, Pemko Batam Gelar Shalat Istisqa di Jantung Kota Batam Perbesar

RealBatam.com,Batam-Di bawah terik matahari yang menyengat, Senin pagi, 30 Maret 2026, ratusan warga bersama jajaran Pemerintah Kota Batam berkumpul di Dataran Engku Putri, Batamcentre. Mereka bersimpuh dalam pelaksanaan Salat Istisqa, memanjatkan doa agar hujan segera turun setelah beberapa pekan terakhir Batam dilanda cuaca panas yang mulai berdampak pada ketersediaan air bersih.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, turut hadir di tengah jamaah dan mengikuti rangkaian ibadah dengan khusyuk. Di sela kegiatan, ia menegaskan bahwa Salat Istisqa merupakan bagian dari ikhtiar batin yang berjalan beriringan dengan langkah-langkah teknis yang telah dilakukan pemerintah. Menurutnya, cuaca ekstrem yang terjadi saat ini mulai berdampak pada menurunnya ketersediaan air baku di sejumlah waduk utama, sekaligus meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

Amsakar menekankan pentingnya air sebagai sumber kehidupan masyarakat Batam. Melalui doa bersama ini, ia berharap hujan segera turun membawa berkah, sehingga waduk-waduk kembali terisi dan potensi kebakaran dapat ditekan.

“Kita menyadari air merupakan sumber kehidupan utama bagi masyarakat Batam. Melalui Salat Istisqa ini, kita memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa berkah, sehingga waduk kembali terisi dan risiko kebakaran hutan dapat diminimalkan,” ujar Amsakar.

Pelaksanaan Salat Istisqa dipimpin oleh Ustaz Hefri AR sebagai imam, sementara khutbah disampaikan oleh Kiai Dhoifi Ibrahim. Dalam khutbahnya, Kiai Dhoifi mengajak jamaah untuk memperbanyak istigfar dan melakukan introspeksi diri. Ia mengingatkan bahwa kekeringan yang terjadi menjadi peringatan agar manusia lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Sementara itu, data terbaru menunjukkan tingginya intensitas panas telah memicu peningkatan penguapan serta berkurangnya resapan air ke waduk. Kondisi ini turut memengaruhi ketersediaan air bersih di Batam.

Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam terus mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dengan memprioritaskan kebutuhan utama. Warga juga diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api di lingkungan masing-masing.

Melalui ikhtiar doa bersama ini, pemerintah berharap kondisi cuaca segera membaik dan ketahanan air di Batam dapat kembali stabil dalam waktu dekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Pertahanan Negara, Pemko Batam Kirim 35 ASN Ikuti Seleksi Komcad

5 November 2026 - 01:55 WIB

Penataan Reklame Batam Mengacu Masterplan, Tujuh Permohonan Disetujui

4 November 2026 - 21:15 WIB

Surat Terbuka Untuk Bapak Presiden RI Prabowo Subianto

4 November 2026 - 18:13 WIB

Buka Ruang Kolaborasi, Amsakar Tekankan Peran Pers dalam Pembangunan Batam

4 November 2026 - 17:58 WIB

Tindak Lanjuti Laporan Warga, Amsakar Pastikan Tiga Anak di Bengkong Mendapat Akses Pendidikan

3 November 2026 - 22:22 WIB

Trending di Batam