Kecewa Atas Penanganan Sejumlah Kasus, Irfan Nazori Gantung Kutang dan Celana Dalam Di Depan Polres Musi Banyuasin Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin Wali Kota Lis: Kemitraan REI dan Pemda Buka Peluang Investasi di Tanjungpinang Pemko Siapkan Senggarang dan Kampung Bugis Jadi Pusat Ekonomi Baru Mulai 2027

Batam

Kunjungan Menhan Sjafrie ke Batam: Pastikan Kapal Cepat Rudal dan OPV-3 Perkuat Alutsista

badge-check


					Kunjungan Menhan Sjafrie ke Batam: Pastikan Kapal Cepat Rudal dan OPV-3 Perkuat Alutsista Perbesar

RealBatam.com,Batam-Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Batam, Kepulauan Riau, pada Selasa, 17 Maret 2026. Dalam agenda kerjanya, ia menyambangi dua galangan kapal yang tengah memproduksi kapal perang untuk Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut.

Kunjungan pertama dilakukan di PT Palindo Marine Shipyard. Di lokasi tersebut, Menhan meninjau proses refurbishment atau peremajaan kapal patroli tipe FPB-57 milik TNI AL. Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan, Brigjen TNI Rico Sirait, mendampingi langsung kunjungan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pengerjaan kapal FPB-57 menunjukkan kemajuan signifikan. Saat ini, kapal sedang dalam tahap dok kering atau drydock, dengan proses pengerjaan masih berlangsung di sejumlah titik.

“Selain meremajakan kapal lama, PT Palindo juga terlibat dalam pengadaan Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 serta pembangunan kapal serang ringan untuk kebutuhan operasional TNI AL,” ujar Rico.

Tak hanya fokus pada kebutuhan dalam negeri, galangan ini juga dilibatkan dalam kerja sama internasional. PT Palindo disebut akan berperan dalam pembangunan kapal bantu oseanografi, termasuk alih teknologi di bidang hidro-oseanografi.

“Ini langkah penting untuk meningkatkan penguasaan teknologi nasional sekaligus memperkuat ekosistem industri pertahanan dalam negeri,” tegasnya.

Usai dari PT Palindo, rombongan menuju PT Batamec. Di galangan ini, Menhan mengecek langsung pembangunan kapal tipe Offshore Patrol Vessel (OPV-3) yang dipesan Kementerian Pertahanan.

Rico menjelaskan, kapal tersebut dirancang dengan spesifikasi modern. Kapal dilengkapi radar, sensor, serta combat management system untuk mendukung patroli dan pengawasan wilayah laut nasional.

Kunjungan Menhan ke dua galangan kapal ini diharapkan dapat memberikan dampak ganda. Selain mendorong kemandirian industri alat utama sistem persenjataan (alutsista), program ini juga diyakini mampu menggerakkan ekonomi nasional.

“Kami pastikan setiap pengadaan alutsista tak sekadar memenuhi kebutuhan operasional, tapi juga memberi multiplier effect. Mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan kapasitas industri, hingga penguatan sektor maritim sebagai kepentingan strategis nasional,” pungkas Rico.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Pertahanan Negara, Pemko Batam Kirim 35 ASN Ikuti Seleksi Komcad

5 November 2026 - 01:55 WIB

Penataan Reklame Batam Mengacu Masterplan, Tujuh Permohonan Disetujui

4 November 2026 - 21:15 WIB

Surat Terbuka Untuk Bapak Presiden RI Prabowo Subianto

4 November 2026 - 18:13 WIB

Buka Ruang Kolaborasi, Amsakar Tekankan Peran Pers dalam Pembangunan Batam

4 November 2026 - 17:58 WIB

Tindak Lanjuti Laporan Warga, Amsakar Pastikan Tiga Anak di Bengkong Mendapat Akses Pendidikan

3 November 2026 - 22:22 WIB

Trending di Batam