442 Atlet Batam Berlaga di Porprov Kepri 2026, Targetkan Juara Umum Jambore PKK Batam 2026 Digelar November, 120 Kader Siap Berpartisipasi Pemuda dan Masa Depan Indonesia: Berhenti Seremonial, Mulai Bergerak Setelah Ramai Jadi Sorotan Publik, Dua Putra Gus Irfan Tinggalkan Jabatan Tenaga Ahli Kemenhaj Arus Balik HMI: Dari Kuadran Pasar Menuju Sosialisme Konstitusional Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aneng Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas ASN

Bintan

Air Mancur Rp12 Miliar di Bintan Mangkrak, Proyek Fantastis Ini Kini Rusak

badge-check


					Air Mancur Rp12 Miliar di Bintan Mangkrak, Proyek Fantastis Ini Kini Rusak Perbesar

RealBatam.com,Bintan-Air Mancur Tasek Gemilang di Kelurahan Kijang Kota, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau kembali menjadi sorotan. Fasilitas yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp12,2 miliar itu dilaporkan rusak lebih dari satu tahun dan hingga kini belum juga diperbaiki.

Warga mengungkapkan kerusakan tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan dari pemerintah daerah. Area kolam tampak tidak terawat, sebagian lampu tidak menyala, dan fasilitas yang dulu menjadi daya tarik masyarakat kini terlihat rusak.

Air mancur yang dibangun pada 2018 itu sebelumnya sempat menjadi ikon hiburan masyarakat di Kijang. Namun dalam beberapa tahun terakhir fasilitas ini berulang kali dilaporkan mengalami kerusakan dan bahkan pernah diberitakan media nasional maupun lokal karena tidak berfungsi. Hingga 2025 belum ada perbaikan, dan pada 2026 kondisinya disebut semakin parah.

Seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi saat dikonfirmasi mengatakan, kerusakan air mancur sudah terjadi sejak tahun lalu dan sampai sekarang belum diperbaiki.

“Dari tahun lalu sudah rusak. Tahun 2025 sempat masih hidup, tapi tidak sebagus dulu. Sekarang sudah rusak total,” ujar warga yang tinggal di sekitar lokasi, Jumat, 13 Maret 2026.

Air Mancur Tasek Gemilang di Kelurahan Kijang Kota, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau tampak di malam hari, Jumat, 13 Maret 2026.

Ia juga menyebut lampu air mancur tidak lagi menyala secara normal dan hanya hidup pada waktu tertentu.

“Lampunya tidak tentu hidup. Kadang hidup, kadang tidak. Sekarang banyak yang mati, sudah rusak total,” ujarnya.

Warga sempat mempertanyakan alasan fasilitas itu tak kunjung diperbaiki. Namun beredar informasi bahwa belum ada anggaran untuk perbaikan.

“Sudah lama rusaknya, kira-kira setahun lebih. Katanya tidak diperbaiki karena tidak ada dana,” ungkap warga.

Selain rusak, kondisi kolam juga disebut tidak terawat sehingga membuat warga enggan mendekat. Bahkan beredar informasi adanya buaya di dalam kolam.

“Sekarang kolamnya tidak terurus. Ada juga yang bilang di situ ada buaya” ujarnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah agar fasilitas yang dibangun dengan anggaran miliaran rupiah tersebut tidak terus dibiarkan terbengkalai.

“Air mancur di Kijang dulu jadi daya tarik kota. Sekarang tidak berfungsi. Sangat disayangkan kalau fasilitas umum dibiarkan begitu saja tanpa perawatan. Kami berharap pemerintah segera memperbaikinya,” katanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Korupsi Air Mancur Tasek Gemilang Jadi Sorotan, Akankah Proyek Rp 11,9 Miliar Ada Tersangkanya?

11 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Kejati Kepri Periksa 20 Saksi, Dugaan Korupsi Air Mancur Tasek Gemilang Senilai Rp 11,9 Miliar Naik Ke Penyidikan

11 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Sekda Bintan Buka Turnamen Bola Voli Semi Open Antar RW Cup V di Sebong Lagoi

6 September 2026 - 15:06 WIB

Wagub Kepri Melepas Peserta Tour de Bintan 2026, Nyanyang: Event Ini Ditunggu Rider Dunia

24 Agustus 2026 - 04:29 WIB

Disbudpar Bintan Bakal Menyediakan Hadiah bagi Cheerleader Terbaik pada Event Tour de Bintan 2027

24 Agustus 2026 - 04:24 WIB

Trending di Bintan