Forkopimcam Kateman Tinjau Kerusakan Ponpes Daarul Rahman Usai Kebakaran

oleh -731 Dilihat
oleh

RealBatam.com, Sungai Guntung_Inhil – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kateman melakukan peninjauan langsung ke Pondok Pesantren Daarul Rahman, Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (27/1/2026). Peninjauan dilakukan menyusul musibah kebakaran yang menghanguskan sejumlah bangunan dan fasilitas pendidikan di lingkungan pesantren tersebut.

Kebakaran terjadi pada Senin (26/1/2026) menjelang waktu Salat Maghrib. Saat peristiwa berlangsung, aktivitas santri masih berjalan. Sebagian santri diketahui tengah bersiap menuju masjid untuk melaksanakan Salat Maghrib, sementara sebagian lainnya masih berada di kamar mandi. Kondisi tersebut sempat menimbulkan kepanikan, namun berhasil diatasi sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Dalam keg

iatan tersebut, Forkopimcam Kateman meninjau langsung lokasi-lokasi yang terdampak kebakaran. Rombongan dipimpin Plt Camat Kateman Akapriadi, SH, didampingi unsur Polsek Kateman, Koramil 06 Kateman, pemerintah desa, serta aparat kewilayahan. Turut hadir Kanit Intel Polsek Kateman IPTU Abdullah Awang, Panit Opsnal Unit Reskrim Polsek Kateman IPDA Ahmad Hidayat, SH, MH, Danramil 06 Kateman Kapten Inf Delmy Armansyah, Babinsa Air Tawar Sertu Lendi Pieter Sirimba, Babinsa Danramil 06 Kateman Pratu Deby M, Bhabinkamtibmas Air Tawar Brigadir M. Ichsan Syahputra, serta Kepala Desa Air Tawar Khalilullah Al-Muharam, S.Sos.

Salah satu pengajar Pondok Pesantren Daarul Rahman, Ustadz Heri Susanto, menyampaikan bahwa akibat kebakaran tersebut sebanyak 16 ruangan mengalami kerusakan berat. Ruangan yang terdampak meliputi ruang rapat, ruang klinik atau UKS, ruang Pramuka, dua ruang Tahfiz, kantor Madrasah Aliyah, tiga asrama guru, dua asrama santri, empat ruang belajar, serta satu kamar pengurus.

Selain bangunan, sejumlah barang inventaris dan perlengkapan santri turut hangus terbakar. Di antaranya buku pelajaran, pakaian santri, serta peralatan elektronik seperti komputer, laptop, perangkat audio, speaker berbagai ukuran, kabel instalasi, lampu headbeam, hingga trafo listrik. Total kerugian materil akibat musibah kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.

Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Namun, satu orang dilaporkan sempat mendapatkan perawatan medis akibat mengalami shock. Pascakejadian, pihak pesantren bersama masyarakat sekitar langsung melakukan pembersihan lokasi dan pendataan kerusakan sebagai langkah awal penanganan.

Pantauan di lapangan, sejumlah wali santri mendatangi area pesantren untuk memastikan kondisi anak-anak mereka sekaligus melihat langsung dampak kebakaran. Suasana keprihatinan terlihat menyelimuti lingkungan pesantren, di tengah aktivitas gotong royong membersihkan sisa-sisa kebakaran.

Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Rahman Kateman, KH. Pardian Riva’i Hidayatullah, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kunjungan Forkopimcam Kateman. Ia berharap dukungan dari berbagai pihak dapat membantu pesantren bangkit kembali dan melanjutkan aktivitas pendidikan serta pembinaan keagamaan.

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.