LAM Kota Batam: Do’a selamat dan Do’a Arwah Sempena Hari Jadi LAM Yang Ke-26 PII Wati Rayakan Hari Lahir ke-62, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri PII Wati Luncurkan Rumah Aman Sahabat, Hadirkan Ruang Perlindungan bagi Perempuan dan Anak Rapimnas PII 2026 Digelar di Jakarta, Amsal Tegaskan Penguatan Pendidikan dan Kewirausahaan Pelajar Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Berkomitmen Koopsudnas Gelar Latihan Force Down di Batam, Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Internasional

Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Tembus USD 8

badge-check


					Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Tembus USD 8 Perbesar

RealBatam.com,Tel Aviv-lIran resmi menutup total Selat Hormuz pada Selasa (3/3/2026) menyusul eskalasi konflik dengan Amerika Serikat dan Israel. Penutupan jalur pelayaran strategis tersebut memicu lonjakan harga minyak dunia hingga menembus USD 82 per barel.

Keputusan itu diumumkan setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas dalam serangan udara koalisi AS–Israel akhir pekan lalu. Pemerintah Teheran menyebut penutupan sebagai respons atas “agresi militer” dan pelanggaran kedaulatan negara.

Juru bicara Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menegaskan seluruh kapal tanker dan kapal komersial dilarang melintas hingga situasi dinyatakan aman. Selat Hormuz merupakan jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia setiap hari.

Lonjakan harga Brent terjadi kurang dari 48 jam setelah pengumuman resmi. Analis memperingatkan gangguan pasokan global dapat terjadi jika blokade berlangsung lebih dari beberapa hari. Sejumlah kapal tanker dilaporkan tertahan di perairan sekitar Teluk Oman.

Di sisi lain, Amerika Serikat meningkatkan kesiagaan militernya melalui United States Fifth Fleet yang berbasis di Bahrain. Washington menyatakan kebebasan navigasi di Selat Hormuz merupakan kepentingan internasional.

Di Jakarta, Kementerian Luar Negeri RI menyatakan tengah memantau situasi dan menyiapkan rencana kontingensi bagi WNI di kawasan terdampak. Pemerintah juga mengkaji dampak kenaikan harga minyak terhadap APBN 2026, terutama terkait subsidi energi.

Hingga Selasa malam, ketegangan di kawasan Timur Tengah masih berlangsung tanpa tanda de-eskalasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

7 September 2026 - 12:16 WIB

Iran Balas Serangan AS di Selat Hormuz, 6 Kapal Jadi Sasaran

7 September 2026 - 07:42 WIB

Beda dengan Wapres AS, Trump Sebut Konflik Melawan Iran sebagai Perang

6 September 2026 - 08:01 WIB

Ancam Bunuh Presiden Marcos, Wapres Filipina Sara Bayar Jaminan Rp100 Juta Tak Ditahan

6 September 2026 - 07:42 WIB

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

9 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Trending di Internasional