Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan BP Batam Matangkan Pekerjaan Teknis Jalan Gajah Mada, Pembukaan jalan Ditargetkan Sesuai Jadwal Hj.Eva Susanti Apresiasi Posbakum YBH-SSB, Dorong Sinergi Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin di Palembang Komitmen Kapolda Jawa Timur menjaga Pemuda: “Pemuda Berani Melawan Narkoba, Menjaga Persatuan dan Masa Depan Jawa Timur” Daarurrahmah Cup V Resmi Dibuka, Jadi Ajang Silaturahmi dan Unjuk Bakat Pelajar SD/MI se-Kabupaten Bekasi Pengamat: Yayasan IGM Perlu Jujur Akui Ada Aktivitas Komersial, Status Nirlaba Tak Otomatis Bebas PBB

Nasional

MFF Syndicate Apresiasi Pergantian Kapolri, Dukung Suyudi Ario Seto Melahirkan Momentum Baru bagi Polri yang Makin Profesional dan Berintegritas

badge-check


					MFF Syndicate Apresiasi Pergantian Kapolri, Dukung Suyudi Ario Seto Melahirkan Momentum Baru bagi Polri yang Makin Profesional dan Berintegritas Perbesar

Realbatam.com. Jakarta-MFF Syndicate mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

DPR RI pada Kamis (1/10/2026) juga telah menyetujui Mantan Kapolda Banten pada tahun 2024 itu sebagai Kapolri setelah melalui proses uji kelayakan dan kepatutan.

Pendiri MFF Syndicate, M. Fauzan Febriansyah, mengatakan, pergantian pucuk pimpinan Polri harus dibaca bukan semata sebagai pergantian figur, melainkan sebagai momentum memperkuat institusi kepolisian dalam menghadapi tantangan keamanan dan penegakan hukum yang semakin kompleks.

“Komjen Suyudi memiliki pengalaman panjang di bidang reserse, kewilayahan, hingga memimpin Badan Narkotika Nasional. Modal pengalaman tersebut penting untuk membawa perspektif penegakan hukum yang kuat sekaligus semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat,” kata Fauzan, pada Kamis (1/10/2026).

Menurut dia, tantangan Kapolri ke depan bukan hanya kejahatan konvensional, narkotika dan gangguan keamanan, tetapi juga kejahatan digital, penipuan berbasis teknologi, disinformasi, konflik sosial, kejahatan ekonomi, serta kebutuhan menjaga ruang publik tetap aman dan demokratis.

Karena itu, MFF Syndicate, yang merupakan sebuah Kelompok Kajian Hukum & Kebijakan Publik, mendorong kepemimpinan baru Polri untuk memperkuat tiga agenda utama, yaitu supremasi hukum, reformasi kelembagaan, dan kepercayaan publik.

“Polri membutuhkan kepemimpinan yang mampu memastikan hukum bekerja secara profesional, transparan dan terukur. Kewenangan besar kepolisian harus berjalan beriringan dengan akuntabilitas yang besar pula. Polri dibawah komando Suyudi harus makin profesional dan berintegritas,” ujar Fauzan.

Ia juga berharap kepemimpinan Suyudi dapat memperkuat hubungan kelembagaan antara Polri, Pemerintah Daerah, masyarakat sipil, akademisi, dunia usaha dan kelompok muda. Menurutnya, keamanan nasional pada era baru tidak cukup dibangun melalui pendekatan penindakan, tetapi juga melalui pencegahan, literasi publik, ketahanan sosial dan kepercayaan masyarakat.

“Kapolri baru memiliki kesempatan untuk meninggalkan legacy sebagai pemimpin yang membuat Polri semakin kuat secara institusi sekaligus semakin dipercaya masyarakat. Ukurannya sederhana, hukum hadir dengan tegas, tetapi tetap adil, negara kuat, tetapi hak masyarakat tetap terlindungi,” jelasnya.

MFF Syndicate juga menyampaikan penghargaan kepada Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo atas pengabdiannya selama memimpin Polri serta berharap proses transisi kepemimpinan berlangsung tertib, profesional dan menjaga soliditas institusi.

Sebelumnya diberitakan, Komisi III DPR RI menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Persetujuan tersebut kemudian dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI dan disetujui oleh anggota DPR.

Suyudi bukan sosok yang asing bagi Banten. Ia pernah menjabat sebagai Kapolda Banten pada 2024–2025. Hubungannya dengan Banten juga telah terjalin sejak awal karier kepolisian.

Berdasarkan keterangan Badan Penghubung Provinsi Banten pada 31 Juli 2024, Suyudi menyebut dirinya pernah bertugas di Banten sekitar 30 tahun lalu setelah lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol). Ia pertama kali ditugaskan di wilayah Banten pada satuan Brimob.

“Sekitar 30 tahun lalu saya pernah tugas di sini. Selain itu, Ibu saya juga asli orang Banten,” kata Suyudi saat itu.

Keterkaitan Suyudi dengan Kabupaten Pandeglang juga pernah disampaikan Kapolda Banten Brigjen Pol. Hengki dalam acara kenal pamit Kapolda Banten pada Agustus 2025.

“Kalau Irjen Pol Suyudi Ario Seto asli Pandeglang, saya asli Banten,” ujar Hengki dalam acara tersebut, sebagaimana diberitakan sejumlah media.

Suyudi lahir pada 14 Juli 1973 dan merupakan lulusan Akpol 1994. Sebelum diusulkan sebagai Kapolri, ia pernah menjabat Wakapolda Metro Jaya, Kapolda Banten, dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Penulis: Heri Yuanda
Editor  : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan

29 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Setelah Ramai Jadi Sorotan Publik, Dua Putra Gus Irfan Tinggalkan Jabatan Tenaga Ahli Kemenhaj

27 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura

27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa

26 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera

26 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Trending di Nasional