Realbatam.com. Jakarta-Korps PII Wati memperingati hari lahir ke-62 tahun di Gedung Puspa, Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi RI), Jakarta, Jumat, 11 September 2026. Perayaan tersebut menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang PII Wati sekaligus memperkuat komitmen kader perempuan dalam memberikan kontribusi bagi pendidikan, dakwah, dan kemajuan bangsa.
Ketua Koordinator Pusat Korps PII Wati, *Melisa*, dalam pidatonya menegaskan bahwa usia 62 tahun bukan sekadar angka, melainkan perjalanan panjang yang diwarnai perjuangan, pengabdian, dan keteguhan PII Wati dalam mengambil peran di tengah masyarakat.

“Enam puluh dua tahun bukanlah sekadar angka. Di balik usia ini tersimpan sejarah panjang tentang perjuangan, pengabdian, dan keteguhan PII Wati dalam mengambil bagian untuk dakwah, pendidikan, serta kemajuan bangsa,” ujar Melisa.
Menurutnya, perjalanan PII Wati dari generasi ke generasi telah melahirkan kader-kader perempuan yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga kokoh dalam akhlak, teguh dalam prinsip, serta tulus dalam pengabdian.
“Perjalanan panjang ini menjadi bukti bahwa PII Wati terus tumbuh, beradaptasi, dan menghadirkan kontribusi di tengah perubahan zaman,” katanya.
Dalam perayaan hari lahir ke-62 ini, PII Wati mengusung tema *“Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri.”* Melisa menegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan, tetapi menjadi arah perjuangan yang perlu diwujudkan secara bersama-sama.
Ia menjelaskan, *“Tumbuh Berdaya”* merupakan ajakan kepada setiap perempuan untuk terus belajar, meningkatkan kapasitas, serta membangun kemandirian agar mampu mengambil peran yang lebih luas di masyarakat.
Sementara itu, semangat *“Merawat Diri”* menjadi pengingat bahwa perjuangan dan pengabdian harus berjalan beriringan dengan kesadaran untuk menjaga kesehatan, keseimbangan, dan kualitas diri.
Adapun *“Menginspirasi Negeri”* menjadi panggilan bagi kader PII Wati untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas melalui gagasan, karya, kepemimpinan, serta pengabdian di berbagai bidang.
“Karena kita tidak hanya ingin tumbuh sendiri. Kita ingin *tumbuh bersama, tumbuh berdaya, saling menguatkan, dan menghadirkan inspirasi bagi negeri*,” tegas Melisa.
Momentum hari lahir ke-62 ini diharapkan menjadi titik penguatan bagi seluruh kader PII Wati untuk terus merawat nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan para pendahulu sekaligus berani menjawab tantangan zaman.
Dengan semangat tersebut, PII Wati menegaskan komitmennya untuk terus menjadi ruang pembelajaran dan pengabdian bagi perempuan muda Indonesia, sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi pendidikan, masyarakat, dan bangsa.
“Mari terus tumbuh bersama, berdaya bersama, dan menjadi perempuan yang mampu menginspirasi negeri,”pungkas Melisa.
Penulis: Yusuf W
Editor : Redaksi











