10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan BP Batam Matangkan Pekerjaan Teknis Jalan Gajah Mada, Pembukaan jalan Ditargetkan Sesuai Jadwal Hj.Eva Susanti Apresiasi Posbakum YBH-SSB, Dorong Sinergi Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin di Palembang Komitmen Kapolda Jawa Timur menjaga Pemuda: “Pemuda Berani Melawan Narkoba, Menjaga Persatuan dan Masa Depan Jawa Timur” Daarurrahmah Cup V Resmi Dibuka, Jadi Ajang Silaturahmi dan Unjuk Bakat Pelajar SD/MI se-Kabupaten Bekasi

BP Batam

Bidik Investasi Jepang, BP Batam Jalin Sinergi dengan KBRI, IIPC dan BNI Tokyo

badge-check


					Bidik Investasi Jepang, BP Batam Jalin Sinergi dengan KBRI, IIPC dan BNI Tokyo Perbesar

Realbatam.com. Batam-Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat posisi Batam sebagai salah satu destinasi investasi yang diperhitungkan perusahaan Jepang.

Upaya itu dilakukan dengan membangun sinergi bersama KBRI Tokyo, Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC) Tokyo, dan Bank BNI Tokyo untuk meningkatkan promosi serta membuka akses investasi baru dari Jepang, Kamis (3/9/2026).

BP Batam memanfaatkan pertemuan itu untuk menyampaikan perkembangan ekonomi dan industri Batam, sekaligus memperkenalkan peluang investasi dan kesiapan kawasan bagi perusahaan Jepang yang ingin mengembangkan usahanya di Indonesia.

Berdasarkan realisasi investasi Triwulan I 2026, Jepang termasuk dalam lima besar negara investor PMA di Batam tersebar. Pada periode tersebut, total realisasi investasi Batam mencapai Rp17,4 triliun, terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp8,8 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp8,5 triliun. Sementara itu, hingga Semester I 2026, total investasi Batam tercatat mencapai Rp38,97 triliun.

Kehadiran perusahaan Jepang di Batam juga telah tersebar pada sejumlah sektor, mulai dari elektronik dan kelistrikan, komponen otomotif, manufaktur industri, hingga industri kimia.

Beberapa di antaranya adalah PT Epson Batam, PT Yokogawa Manufacturing Batam, PT Sumitomo Wiring Systems Batam Indonesia, PT SIIX Electronics Indonesia, PT Rubycon Indonesia, PT Patlite Indonesia, PT Shimano Batam, PT NOK Precision Component Batam, hingga PT Nissin Kogyo Batam.

Kondisi tersebut, menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan investor Jepang. Pengalaman perusahaan-perusahaan Jepang yang telah beroperasi di Batam dapat menjadi referensi bagi calon investor lain yang dalam mempertimbangkan lokasi investasi di Indonesia.

BP Batam juga meminta dukungan KBRI Tokyo, IIPC Tokyo dan BNI Tokyo untuk mendorong perusahaan-perusahaan Jepang agar melihat Batam sebagai salah satu destinasi investasi strategis. Batam dinilai memiliki sejumlah keunggulan, antara lain lokasi yang dekat dengan Singapura dan kawasan pasar Asia, infrastruktur yang terus dikembangkan, serta kemudahan dalam proses investasi.

“Perusahaan Jepang dikenal sangat detail dalam menentukan kawasan untuk investasinya. Karena itu, informasi yang komprehensif mengenai kawasan, kesiapan infrastruktur, kepastian proses perizinan dan kemudahan berusaha menjadi sangat penting,” ujar Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait.

BP Batam menilai, kepastian dan kemudahan perizinan investasi yang sepenuhnya berada dalam kewenangan BP Batam menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi investor Jepang. Dengan proses yang lebih terintegrasi dan dukungan terhadap kebutuhan investor, Batam memiliki peluang untuk semakin memperkuat posisinya sebagai kawasan investasi pilihan bagi perusahaan Jepang.

Melalui audiensi tersebut, BP Batam berharap sinergi dengan KBRI Tokyo, IIPC Tokyo dan BNI Tokyo dapat semakin memperkuat penyebaran informasi mengenai peluang investasi di Batam. Kolaborasi tersebut sekaligus diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bagi perusahaan Jepang untuk mengembangkan kegiatan usaha dan industrinya di Batam.

“Kami ingin perusahaan Jepang tidak hanya mengenal Batam sebagai bagian dari Indonesia, tetapi melihat Batam sebagai kawasan yang siap menerima dan mendukung pengembangan investasi mereka,” pungkas Ariastuty.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Direktur Pengendalian Investasi, Yani Alkindi, Direktur Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Hadjad Widagdo dan Kepala Biro Keuangan, Siswanto. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BP Batam Matangkan Pekerjaan Teknis Jalan Gajah Mada, Pembukaan jalan Ditargetkan Sesuai Jadwal

28 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Amsakar Luncurkan DUKSTAR, Pelayanan Kependudukan Lebih Dekat ke Warga

28 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Peringati Sumpah Pemuda 2026, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Peduli

28 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Bertepatan dengan Hari Bakti ke-55, Kepala BP Batam Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

28 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Pesantren An Ni’mah Sagulung Terbakar, Santri Terlihat Panik dan Berhamburan

27 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Trending di Batam