LAM Kota Batam: Do’a selamat dan Do’a Arwah Sempena Hari Jadi LAM Yang Ke-26 PII Wati Rayakan Hari Lahir ke-62, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri PII Wati Luncurkan Rumah Aman Sahabat, Hadirkan Ruang Perlindungan bagi Perempuan dan Anak Rapimnas PII 2026 Digelar di Jakarta, Amsal Tegaskan Penguatan Pendidikan dan Kewirausahaan Pelajar Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Berkomitmen Koopsudnas Gelar Latihan Force Down di Batam, Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Nasional

Raja Alam Tegaskan Jangan Sampai Ada Kesenjangan terhadap PPPK Paruh Waktu

badge-check


					Raja Alam Tegaskan Jangan Sampai Ada Kesenjangan  terhadap PPPK Paruh Waktu Perbesar

Realbatam.com. Jakarta, 22 Agustus 2026-Direktur Bidang Bakornas LKMI PB HMI, Moh. Saleh Al-Amin Raja Alam, mengapresiasi langkah Pemerintah untuk mengalihkan Status PPPK Paruh Waktu Guru untuk menjadi PPPK Penuh, namun untuk PPPK Paruh waktu Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan masih dalam bayang-bayang.

Alam memendorong Pemerintah untuk memberikan kepastian status dan perlakuan yang adil bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan yang masuk dalam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Menurut Alam, kebijakan PPPK Paruh Waktu harus mampu memberikan kepastian dan perlindungan bagi para tenaga yang selama ini telah mengabdi di berbagai instansi pemerintah, termasuk mereka yang bekerja pada sektor kesehatan dan pelayanan publik.

“Kita sangat mengapresiasi langkah Pemerintah untuk mengalihkan Status PPPK Paruh Waktu Guru menjadi Penuh, namun PPPK Paruh Waktu Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan masih belum ada kejelasan, Pemerintah harus memberikan kepastian status bagi Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan dalam skema PPPK Paruh Waktu. Jangan sampai ada kesenjangan perlakuan dengan tenaga PPPK Paruh Waktu Guru karena mereka sama-sama memiliki kontribusi nyata dalam menjalankan pelayanan publik,” ujar Alam.

Ia menilai tenaga medis dan tenaga kesehatan memiliki posisi yang sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Alam meminta pemerintah memastikan adanya kejelasan status kepegawaian, hak, masa kerja, penghasilan dan perlindungan kerja, serta peluang pengembangan status kepegawaian bagi PPPK Paruh Waktu, khususnya bagi mereka yang telah lama mengabdi. Lebih lanjut, Alam mendorong agar Pemerintah melakukan evaluasi dan menyusun kebijakan yang memastikan kesetaraan dan keadilan antara PPPK Paruh Waktu Guru dengan PPPK Paruh Waktu Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan.
Menurutnya, kepastian status bukan hanya persoalan administratif, tetapi juga menyangkut keberlangsungan pelayanan publik dan kesejahteraan para pekerja yang telah mengabdikan diri kepada negara.
“Pemerintah harus hadir memberikan kepastian. Kami mendorong agar tenaga medis dan tenaga kesehatan, mendapatkan perhatian yang setara. Jangan sampai kebijakan afirmasi hanya dirasakan oleh kelompok tertentu, sementara kelompok lain yang juga telah lama mengabdi justru berada dalam ketidakpastian,” tambahnya.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap kepentingan masyarakat dan peningkatan kualitas pelayanan publik, Bakornas LKMI PB HMI mendorong pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk membuka ruang dialog dengan perwakilan tenaga medis dan tenaga kesehatan guna mencari solusi yang berkeadilan.
Raja Alam menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal persoalan tersebut agar tercipta kebijakan kepegawaian yang memberikan kepastian, keadilan, dan penghargaan terhadap seluruh tenaga yang telah mengabdi dalam pelayanan publik.

Moh. Saleh Al-Amin Raja Alam
Direktur Bidang Bakornas LKMI PB HMI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PII Wati Rayakan Hari Lahir ke-62, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri

11 September 2026 - 17:45 WIB

PII Wati Luncurkan Rumah Aman Sahabat, Hadirkan Ruang Perlindungan bagi Perempuan dan Anak

11 September 2026 - 16:55 WIB

Rapimnas PII 2026 Digelar di Jakarta, Amsal Tegaskan Penguatan Pendidikan dan Kewirausahaan Pelajar

11 September 2026 - 16:51 WIB

ISIM Audiensi dengan Kemenpora RI, Dorong Kolaborasi Penguatan Karakter Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045

9 September 2026 - 18:16 WIB

Bupati Bireuen H. Mukhlis Bertemu Menteri Sosial, Bahas Percepatan Penyaluran Jadup bagi Masyarakat Terdampak Banjir

9 September 2026 - 15:31 WIB

Trending di Aceh