Konsumen Mulai Lirik Kandungan Gizi, GOW Bekali Organisasi Wanita Pemahaman Pangan Sehat

oleh -16 Dilihat
oleh

Kota Tanjungpinang – Rasa dan harga bukan lagi satu-satunya pertimbangan masyarakat dalam memilih makanan dan minuman. Kini, kandungan gula, garam, lemak, kalori, hingga informasi kesehatan pada produk ikut memengaruhi keputusan konsumen.

Perubahan pola konsumsi tersebut menjadi salah satu materi dalam Sosialisasi Nilai Gizi pada Makanan yang digelar Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Tanjungpinang di Aula SMP Negeri 4 Tanjungpinang, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan yang dirangkai dengan arisan rutin GOW itu diikuti pimpinan organisasi wanita, perwakilan lebih dari 40 organisasi wanita yang tergabung dalam GOW, serta pengurus GOW Kota Tanjungpinang.

Ketua GOW Kota Tanjungpinang, Handayani Raja Ariza, mengatakan pertemuan rutin tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang untuk memperluas wawasan, memperkuat sinergi, dan bertukar pengalaman.

“Melalui kegiatan seperti ini kita tidak hanya berkumpul, tetapi juga mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga maupun lingkungan sekitar,” ujarnya.

Menurut Handayani, pemahaman mengenai kandungan gizi penting dimiliki perempuan karena memiliki peran besar dalam menentukan pola konsumsi keluarga. Makanan yang disajikan tidak hanya harus memiliki cita rasa yang baik, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan gizi.

“Apalagi bagi ibu rumah tangga yang setiap hari menyiapkan makanan untuk keluarga. Pengetahuan seperti ini penting agar makanan yang disajikan tidak hanya enak, tetapi juga memiliki nilai gizi yang baik,” katanya.

Ia berharap materi yang disampaikan dapat menambah pengetahuan peserta dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam memilih pangan maupun menyajikan makanan yang sehat bagi keluarga.

“Semoga kegiatan seperti ini semakin mempererat kekompakan organisasi wanita sekaligus memberikan manfaat yang dapat diteruskan kepada masyarakat,” tambah Handayani.

Sementara itu, Kepala Seksi Distribusi dan Pengamanan UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, Sulistiawati, memaparkan pentingnya informasi gizi dan nutrition label pada produk pangan UMKM.

Ia menjelaskan, pola konsumsi masyarakat saat ini telah berubah. Jika sebelumnya rasa dan harga menjadi pertimbangan utama, kini kandungan gizi turut menjadi faktor yang diperhatikan konsumen.

“Konsumen mulai memperhatikan kandungan gula, garam, lemak, kalori, serta informasi kesehatan lainnya yang terdapat pada produk pangan,” ujarnya.

Kondisi tersebut, lanjut Sulistiawati, menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pelaku UMKM pangan untuk menghadirkan produk yang lebih sehat dan informatif.

UMKM, katanya, memiliki peran strategis dalam mendukung kesehatan masyarakat melalui penyediaan pangan bergizi, mendorong pola konsumsi sehat, menekan risiko penyakit tidak menular (PTM), serta mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

Sumber: MC TPI
Redaksi: Asyraf A

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.